BONE,KLIKWARTA.ID — Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., mendorong seluruh perangkat daerah mempercepat digitalisasi pemerintahan sekaligus menggenjot optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dorongan tersebut disampaikan saat memimpin High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dirangkaikan dengan Monitoring dan Evaluasi PAD Semester II Tahun 2026 di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Bone, Kamis (3/9/2026).
Digitalisasi Tak Sekadar Teknologi
Pertemuan tersebut menjadi momentum Pemerintah Kabupaten Bone untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat langkah percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
Digitalisasi diarahkan bukan hanya untuk mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi instrumen dalam membangun pemerintahan yang lebih modern, efektif, transparan, dan akuntabel.
Dengan sistem transaksi dan pelayanan yang semakin terdigitalisasi, pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat tata kelola sekaligus memberikan pelayanan yang lebih efisien kepada masyarakat.
PAD Jadi Perhatian
Di sisi lain, monitoring dan evaluasi PAD Semester II Tahun 2026 dilakukan untuk melihat perkembangan realisasi pendapatan daerah serta mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi perangkat daerah.
Evaluasi tersebut juga menjadi dasar untuk menyusun langkah strategis dalam menggali dan mengoptimalkan potensi PAD.
Andi Akmal menekankan bahwa peningkatan pendapatan daerah membutuhkan kerja bersama seluruh perangkat daerah. Setiap OPD diminta tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mengejar target pendapatan.
Menurutnya, optimalisasi PAD harus dibarengi dengan pembenahan sistem, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital.
Digitalisasi dinilai dapat membantu memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam proses transaksi maupun penerimaan daerah, sehingga pengelolaan pendapatan dapat dilakukan secara lebih tertib dan terukur.
Wabup Dorong OPD Bergerak
Melalui forum tersebut, Wakil Bupati Bone mendorong seluruh OPD untuk memperkuat komitmen terhadap agenda digitalisasi daerah dan peningkatan PAD.
Percepatan digitalisasi diharapkan berjalan beriringan dengan upaya menggali sumber-sumber pendapatan daerah secara optimal, tanpa mengabaikan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
High Level Meeting TP2DD dan evaluasi PAD ini pun menjadi ruang untuk menyatukan langkah pemerintah daerah: digitalisasi diperkuat, tata kelola dibenahi, dan potensi pendapatan daerah terus dioptimalkan.
Turut hadir Staf Ahli Bupati Bone, para Asisten, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.
Pemerintahan modern bukan sekadar soal beralih ke sistem digital. Ukurannya adalah ketika teknologi mampu membuat pelayanan lebih cepat, pengelolaan lebih transparan, dan pendapatan daerah semakin optimal. (*)


