-->

Bone Jadi Magnet Pecinta Domino, 2.800 Peserta dari 11 Provinsi Bertarung di Beramal Cup I

—- Wabup AAP: Domino Kini Naik Kelas Jadi Olahraga Prestasi

BONE,KLIKWARTA.ID — Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M. (AAP), resmi membuka Turnamen Domino Beramal Cup I Kabupaten Bone Tahun 2026 di Lapangan Merdeka Kota Watampone, Sabtu (22/8/2026).

Turnamen tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus kompetisi olahraga domino yang mempertemukan sekitar 1.400 pasangan atau 2.800 peserta dari 11 provinsi dan 42 kabupaten/kota di Indonesia.

Ketua Panitia Turnamen Domino Beramal Cup I, Andi Sunil, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bone, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Bone, atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, tingginya antusiasme peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa olahraga domino di Bone memiliki daya tarik yang semakin luas, bahkan telah berkembang hingga tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua PORDI Bone, Prof. Dr. Syahabuddin, M.Ag., mengatakan Bone berkomitmen menjadi salah satu daerah percontohan dalam pembinaan olahraga domino.

“Kami ingin Bone menjadi role model pembinaan olahraga domino di Indonesia. Kehadiran peserta dari belasan provinsi dan puluhan kabupaten/kota menunjukkan bahwa Bone memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pembinaan domino,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen tersebut sebagai ruang berkompetisi secara sehat sekaligus mempererat persaudaraan.

“Mari kita bertanding secara sportif, aman dan damai. Domino bukan sekadar permainan, tetapi juga melatih kejujuran dan sportivitas. Karena itu, nilai As-Siddiq harus menjadi bagian dari karakter setiap pemain,” ajaknya.

Di kesempatan yang sama, Ketua PORDI Sulawesi Selatan, Dr. Ir. Ilham Arif Sirajuddin, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam mendukung pengembangan olahraga domino.

Menurutnya, turnamen berskala nasional tidak hanya berdampak terhadap pembinaan atlet, tetapi juga memberikan efek ekonomi bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bone yang memiliki komitmen kuat dalam pembinaan olahraga. Turnamen seperti ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi karena ribuan orang hadir, menginap, makan, dan beraktivitas di Bone,” ujar Ilham.

Ia menyebut Domino Beramal Cup I sebagai salah satu event terbesar yang digelar PORDI Sulsel dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 1.400 pasangan atau sekitar 2.800 orang.

Ilham juga menekankan pentingnya menjaga integritas pertandingan, baik oleh peserta maupun perangkat pertandingan.

“Kami ingin setiap turnamen berlangsung dengan fair play. Wasit harus menjalankan tugas secara objektif dan peserta wajib menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.

Ia menambahkan, PORDI Sulsel tengah mendorong pengembangan gardu sebagai pusat pembinaan atlet domino di tingkat masyarakat. Ke depan, PORDI Sulsel menargetkan terbentuknya hingga 10 ribu gardu di 24 kabupaten/kota dengan pendekatan sistem keamanan lingkungan atau Siskamling.

Sementara itu, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyambut baik kehadiran peserta dari berbagai daerah. Ia berharap para peserta tidak hanya mengikuti pertandingan, tetapi juga menikmati beragam potensi yang dimiliki Kabupaten Bone.

“Selamat datang di Bone kepada seluruh peserta dari 11 provinsi dan 42 kabupaten/kota. Kami berharap bapak dan ibu tidak hanya datang untuk bertanding, tetapi juga lebih lama tinggal di Bone untuk menikmati budaya, kuliner, dan pariwisata yang kami miliki,” harap Andi Akmal.

Menurut, Wabup AAP event berskala nasional seperti Turnamen Domino Beramal Cup I memiliki dampak positif terhadap perekonomian daerah, terutama bagi pelaku UMKM dan sektor jasa.

“Pemerintah Kabupaten Bone akan terus memberikan dukungan terhadap setiap kegiatan berskala provinsi maupun nasional yang dilaksanakan di Bone. Kami berharap kegiatan seperti ini menjadi berkah bagi masyarakat karena roda ekonomi ikut bergerak,” jelas mantan Anggota Komisi IV DPR RI.

Andi Akmal juga menilai domino telah berkembang dari permainan masyarakat menjadi salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi melahirkan prestasi.

Ia berharap olahraga tersebut tetap menjadi bagian dari budaya masyarakat Sulawesi Selatan sekaligus mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.

“Domino sudah naik kelas dan mulai sejajar dengan cabang olahraga lainnya. Ini merupakan bagian dari budaya masyarakat Bugis dan Sulawesi Selatan yang sekarang kita dorong menjadi olahraga prestasi. Yang terpenting, domino harus menjadi sarana untuk menyatukan, bukan mencela atau memecah belah,” harapnya lagi.

Selain menjadi ajang kompetisi, Turnamen Domino Beramal Cup I juga diharapkan menjadi ruang promosi potensi daerah sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Ribuan peserta dan pendamping yang hadir menjadi peluang bagi pelaku UMKM, usaha kuliner, penginapan, transportasi, hingga sektor pariwisata untuk mendapatkan manfaat ekonomi.

Turnamen tersebut diharapkan dapat menjadi agenda tahunan dengan skala yang lebih besar pada tahun-tahun berikutnya.

Pembukaan turut dihadiri Anggota DPRD Sulsel Fraksi Golkar, Dandim 1407/Bone, Dandenpom Bone, Kasi Intel Polres Bone, perwakilan Ketua PORDI Pusat, Ketua PORDI Sulsel, Ketua PORDI Bone beserta jajaran, panitia pelaksana, serta tamu undangan lainnya. (*)

Komentar

Berita Terkini