-->

Pemkab Bone Gelar Job Fit 16 Pejabat Eselon II, Isi 10 Jabatan Strategis Berbasis Kompetensi

MAKASSAR,KLIKWARTA.ID – Sebanyak 16 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone mengikuti uji kompetensi (job fit) sebagai bagian dari proses penataan jabatan melalui rotasi dan mutasi. Kegiatan tersebut berlangsung di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan, Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sabtu (25/7/2026).

Pelaksanaan job fit ini bertujuan memastikan penempatan pejabat berlangsung secara profesional, objektif, dan sesuai kompetensi yang dibutuhkan organisasi dalam mendukung peningkatan kinerja pemerintahan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam, mengatakan uji kompetensi merupakan bagian dari upaya penataan pejabat pimpinan tinggi pratama agar selaras dengan kebutuhan organisasi.

“Pelaksanaan uji kompetensi ini bertujuan menjamin proses rotasi dan mutasi berlangsung secara transparan, objektif, akuntabel, serta sesuai kompetensi yang dibutuhkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone,” katanya.

Edy menjelaskan, terdapat 10 jabatan pimpinan tinggi pratama yang akan diisi. Dari jumlah tersebut, tujuh jabatan lowong karena pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun, sedangkan tiga jabatan lainnya kosong akibat perpindahan pejabat ke posisi lain.

Menurutnya, pelaksanaan uji kompetensi mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, serta Peraturan Menteri PANRB Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi secara Terbuka dan Kompetitif.

Kegiatan dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Andi Tenriawaru, yang mewakili Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Pj Sekda, ditegaskan bahwa uji kompetensi merupakan instrumen penting untuk mengukur potensi, kapasitas, dan kompetensi pejabat sebelum dilaksanakan rotasi maupun mutasi jabatan.

Pemerintah Kabupaten Bone, lanjutnya, berharap proses tersebut menghasilkan aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan memimpin organisasi secara efektif dan efisien guna mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah.

Bupati juga mengingatkan seluruh peserta agar siap ditempatkan pada jabatan mana pun sesuai kebutuhan organisasi serta terus meningkatkan kinerja. Ia menegaskan evaluasi terhadap pejabat akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan.

Pejabat yang tidak memenuhi target kinerja akan dievaluasi. Apabila tidak menunjukkan perbaikan dalam dua kali evaluasi berturut-turut, pejabat yang bersangkutan dapat diberhentikan dari jabatannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan job fit difasilitasi oleh BKD Provinsi Sulawesi Selatan dengan melibatkan tim panitia seleksi yang terdiri atas unsur Pemerintah Kabupaten Bone, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan akademisi. Sementara seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari APBD Kabupaten Bone Tahun Anggaran 2026 melalui BKPSDM Kabupaten Bone. (*)

Komentar

Berita Terkini