-->

DPRD Bone Jemput Solusi ke Jakarta, Aspirasi Guru Langsung Diterima Kemendikdasmen

—- Bahas PPPK hingga Tunjangan

JAKARTA, KLIKWARTA.ID – Komisi IV DPRD Kabupaten Bone menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kepentingan tenaga pendidik dengan melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kamis (23/7/2026). Kunjungan tersebut bertujuan mengawal berbagai aspirasi guru di Kabupaten Bone agar mendapat perhatian dan solusi dari pemerintah pusat.

Rombongan Komisi IV diterima langsung oleh jajaran Direktorat Jenderal di lingkungan Kemendikdasmen untuk membahas sejumlah persoalan strategis yang selama ini menjadi perhatian dunia pendidikan di Kabupaten Bone.

Ketua Komisi IV DPRD Bone, A. Muh. Salam Lilo, menjelaskan bahwa audiensi tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi DPRD Bone sebagai upaya mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi tenaga pendidik.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi IV menyampaikan empat isu utama yang menjadi aspirasi para guru, yakni sistem pemenuhan kuota rombongan belajar (rombel) di tingkat sekolah dasar, penempatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya di wilayah terpencil, penerimaan tenaga honorer pendidik agar dapat terakomodasi dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik), serta pemberian tunjangan tambahan penghasilan (tamsil) bagi guru.

“Alhamdulillah semua aspirasi teman-teman guru diterima langsung oleh Pak Dirjen. Setelah kami kembali ke Bone, kami akan menggelar rapat untuk menindaklanjuti hasil pembahasan bersama kementerian,” ucap A. Muh. Salam Lilo, Jumat (24/7/2026).

Politisi Partai NasDem tersebut menegaskan bahwa Komisi IV DPRD Bone akan terus mengawal hasil koordinasi dengan Kemendikdasmen agar setiap poin yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kebijakan yang berlaku.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab DPRD dalam memperjuangkan kesejahteraan guru sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bone.

Ia berharap hasil audiensi itu dapat memberikan kepastian dan solusi terhadap berbagai persoalan yang selama ini menjadi aspirasi para guru, sehingga pelayanan pendidikan di Kabupaten Bone semakin berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. (*)

Komentar

Berita Terkini