-->

Dari Dinding Stadion ke Ruang Edukasi, Mural Capaian Kinerja Ubah Wajah Stadion Lapatau Bone

—- Pagi atau sore hari, kawasan Stadion Lapatau tidak lagi hanya dipenuhi warga yang berolahraga. Mata pengunjung kini juga tertuju pada deretan mural berwarna-warni yang membentang di sepanjang dinding stadion. Bukan sekadar hiasan, setiap lukisan itu menyimpan cerita tentang pembangunan yang sedang berlangsung di Kabupaten Bone.

BONE,KLIKWARTA.ID – Suasana Stadion Lapatau Matanna Tikka kini terasa berbeda. Dinding-dinding yang sebelumnya tampak biasa berubah menjadi kanvas besar yang dipenuhi mural berwarna dengan beragam ilustrasi pembangunan. Setiap gambar mewakili kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, pertanian, hingga pembangunan infrastruktur.

Perubahan wajah stadion itu berawal dari gagasan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., yang menginstruksikan seluruh OPD membuat mural berisi program unggulan dan capaian kinerja masing-masing.

Hasilnya, kawasan olahraga terbesar di Kabupaten Bone itu tak hanya tampil lebih menarik secara visual, tetapi juga menjelma menjadi ruang publik yang mengajak masyarakat mengenal lebih dekat berbagai program pemerintah daerah.

Di setiap sudut stadion, pengunjung dapat melihat visual kreatif yang dikemas dengan bahasa gambar yang sederhana dan mudah dipahami. Mural-mural tersebut seolah menjadi etalase pembangunan, memperlihatkan apa yang telah dikerjakan pemerintah tanpa harus membaca laporan yang tebal.

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengatakan, ruang publik semestinya tidak hanya menjadi tempat beraktivitas, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Ruang publik harus menjadi tempat yang indah sekaligus memberi manfaat. Melalui mural ini, masyarakat dapat melihat berbagai capaian pembangunan yang telah dilakukan oleh masing-masing OPD,” ujar Andi Asman, Kamis (30/7/2026).

Menurut dia, penataan kawasan Stadion Lapatau merupakan bagian dari upaya mempercantik fasilitas publik sekaligus meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Dengan pendekatan visual, hasil pembangunan diharapkan lebih mudah dipahami dan dirasakan oleh warga.


Tak hanya itu, pembenahan stadion juga menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Bone sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026. Pemerintah daerah ingin menghadirkan kawasan olahraga yang bersih, nyaman, representatif, sekaligus meninggalkan kesan positif bagi atlet maupun tamu yang akan datang.

Di balik sapuan warna pada dinding stadion, tersimpan harapan agar setiap OPD semakin termotivasi menunjukkan kinerja terbaiknya. Mural bukan hanya menjadi simbol estetika, tetapi juga pengingat bahwa setiap program pembangunan harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Kini, Stadion Lapatau tak sekadar menjadi tempat berlari, bermain sepak bola, atau berolahraga. Kawasan ini perlahan berkembang menjadi ruang publik yang memadukan seni, edukasi, dan semangat pembangunan—menghadirkan wajah baru Bone yang lebih terbuka, kreatif, dan komunikatif kepada warganya. (*)

Komentar

Berita Terkini