-->

Bone Jadi Panggung Pembuka PORPROV XVIII Sulsel, 26 Cabor Dipertandingkan di Bumi Arung Palakka

MAKASSAR,KLIKWARTA.ID — Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026 semakin mendekati hari pelaksanaan. Kabupaten Bone mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pembukaan, sementara Kabupaten Wajo dipercaya sebagai lokasi penutupan ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Kepastian itu mengemuka dalam rapat koordinasi penetapan venue dan pembagian cabang olahraga PORPROV XVIII Sulsel yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sulsel di Ruang Rapat Dispora Sulsel, Jalan Pajjaiang, Makassar, Selasa (1/9/2026). 

PORPROV XVIII dijadwalkan berlangsung 7–14 November 2026, dengan Bone dan Wajo menjadi dua daerah penyelenggara.

🔥 Bukan Sekadar Venue, Bone Dapat Panggung Pembuka

Rapat koordinasi tersebut dihadiri sejumlah pihak terkait, mulai dari jajaran Dispora Sulsel, perwakilan pemerintah daerah, Ketua Umum KONI Sulsel, Ketua Umum KONI Wajo hingga Ketua Umum KONI Bone.

Dari Bone, hadir langsung Ketua Umum KONI Kabupaten Bone Drs. Asiswa Karim, didampingi Sekretaris Umum Mukhlis, S.Pd., M.Pd., bersama sejumlah pengurus KONI Bone lainnya.

Dalam rapat tersebut, pembagian venue pertandingan akhirnya disepakati.

Sebanyak 22 cabang olahraga akan dipertandingkan di Kabupaten Wajo, sedangkan 26 cabang olahraga digelar di Kabupaten Bone.

Artinya, Bone bakal menjadi salah satu pusat utama perebutan prestasi atlet-atlet terbaik Sulawesi Selatan selama PORPROV XVIII berlangsung.

⚡ 26 Cabor Siap Mengguncang Bone

Kabupaten Bone akan menjadi venue untuk 26 cabang olahraga. Adapun, Cabor tersebut yakni atletik, dayung, senam, sepak bola, futsal, cricket, judo, tarung derajat, panjat tebing, anggar, bridge, voli indoor dan voli pasir, balap sepeda, panahan, menembak, catur, barongsai, dancesport, e-sport, selam, kurash, berkuda, modern pentathlon, karate, kickboxing dan biliar.

Sementara itu, Kabupaten Wajo menjadi venue untuk 22 cabor, diantaranya akuatik, sepak takraw, bola basket, tenis meja, bulutangkis, petanque, gateball, tenis lapangan, balap motor, pencak silat, wushu, kempo, yongmoodo, tinju, taekwondo, binaraga, muaythai, softball, bola tangan, hoki, sepak bola dan berkuda.

Pembagian tersebut menjadi pijakan penting bagi kedua daerah untuk segera mematangkan kesiapan masing-masing venue dan kebutuhan pertandingan.

🏟️ Bone Buka, Wajo Tutup

Bukan hanya pembagian cabor yang menjadi hasil penting rapat koordinasi.

Kabupaten Bone ditetapkan sebagai lokasi pembukaan PORPROV XVIII Sulsel 2026. Sementara acara penutupan akan digelar di Kabupaten Wajo.

Untuk cabang olahraga sepak bola, pertandingan juga dibagi dalam dua pool. Pool A digelar di Bone, sedangkan Pool B berlangsung di Wajo.

Dengan demikian, Bone bukan hanya menjadi salah satu lokasi pertandingan, tetapi juga akan menjadi daerah yang membuka secara resmi pesta olahraga terbesar Sulawesi Selatan tersebut.

🔥 Api Obor Diambil di Wajo, Diarak Menuju Bone

Rangkaian PORPROV XVIII juga akan memiliki seremoni khusus. Pengambilan api obor PORPROV akan dilakukan di Sumur Gas Patila, Kabupaten Wajo.

Dari Wajo, api obor kemudian akan diarak secara estafet melintasi wilayah antarkabupaten menuju Bone.

Prosesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju pembukaan PORPROV XVIII di Kabupaten Bone.

Api obor dari Wajo menuju Bone sekaligus menjadi simbol perjalanan semangat olahraga yang menyatukan dua daerah dalam satu gelaran besar Sulawesi Selatan.

🎯 Berkuda dan Memanah Digelar di Bone

Cabang olahraga berkuda dan memanah juga menjadi bagian dari pertandingan yang digelar di Kabupaten Bone.

Khusus olahraga berkuda, terdapat pembagian lokasi pertandingan. Nomor berkuda dilaksanakan di Bone, sedangkan equestrian akan digelar di Kabupaten Wajo.

Sementara itu, dalam hasil koordinasi ditegaskan bahwa sepak bola wanita dan futsal putri tidak dipertandingkan pada PORPROV XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026.

⏳ Waktu Makin Dekat, Bone Harus Tancap Gas

Dengan venue dan pembagian cabor yang telah ditetapkan, pekerjaan rumah bagi Bone dan Wajo kini semakin jelas.

Kedua daerah harus memastikan kesiapan venue, fasilitas pertandingan, akomodasi, transportasi, hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya sebelum kontingen dari seluruh penjuru Sulawesi Selatan berdatangan pada November mendatang.

Bagi Bone, status sebagai tuan rumah pembukaan sekaligus penyelenggara 26 cabor menjadi tanggung jawab besar.

Ketua Umum KONI Bone Drs. Asiswa Karim bersama jajaran pengurus KONI Bone pun mengikuti langsung proses koordinasi tersebut sebagai bagian dari pematangan persiapan daerah.

Bone bukan sekadar tempat bertanding. Bone akan menjadi pintu pertama pesta olahraga Sulawesi Selatan. Ketika api obor tiba dan pembukaan PORPROV XVIII digelar, perhatian olahraga Sulsel akan tertuju ke Bumi Arung Palakka. November nanti, Bone bukan hanya menjadi tuan rumah—Bone akan menjadi panggung pertama lahirnya prestasi. (*)

Komentar

Berita Terkini