-->

Rp1.000 Hari Ini, Bekal Masa Depan: KKN Unhas Gelombang 116 Gerakkan Siswa Matajang Gemar Menabung

BONE,KLIKWARTA.ID — Kebiasaan mengelola keuangan sejak usia dini mulai ditanamkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 kepada siswa sekolah dasar di Desa Matajang, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone.

Melalui program kerja bertajuk GEMASI (Gemar Menabung Seribu Sehari), mahasiswa KKN Unhas mengajak siswa SD Negeri 287 Matajang dan SD Inpres 12/79 Matajang membangun kebiasaan sederhana dengan menyisihkan uang saku sebesar Rp1.000 setiap hari.

Program ini dirancang dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan anak-anak. Pesan yang disampaikan pun sederhana: menabung tidak harus menunggu memiliki uang dalam jumlah banyak. Kebiasaan baik dapat dimulai dari nominal kecil, asalkan dilakukan secara rutin dan konsisten.

Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai manfaat menabung, cara mengatur uang saku, serta pentingnya membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Para siswa juga diajak memahami bahwa uang saku yang dimiliki tidak harus selalu dihabiskan. Sebagian dapat disisihkan untuk ditabung dan digunakan untuk kebutuhan yang lebih penting di kemudian hari.

Penanggung jawab program GEMASI, Atifatunnisa, mengatakan pemilihan nominal Rp1.000 mempertimbangkan kemampuan dan keseharian siswa.

“Seribu rupiah mungkin terlihat kecil, tetapi ketika dilakukan setiap hari dan menjadi sebuah kebiasaan, nilainya dapat memberikan dampak yang besar. Karena itu, melalui GEMASI kami ingin menanamkan kepada siswa pentingnya konsistensi, kedisiplinan, dan kesadaran dalam mengelola uang sejak dini,” katanya.

Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut diharapkan mampu membentuk karakter siswa menjadi lebih disiplin, hemat, mandiri, dan bertanggung jawab dalam menggunakan uang.

Program GEMASI juga mendapat dukungan dari pihak sekolah. Kolaborasi mahasiswa KKN dengan tenaga pendidik dinilai penting agar edukasi mengenai pengelolaan keuangan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam keseharian siswa.

Kepala UPT SD Negeri 287 Matajang, A. Syarifuddin, S.Pd., mengapresiasi program yang digagas mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 tersebut.

Ia menilai GEMASI memberikan pembelajaran praktis kepada siswa mengenai pentingnya menabung sekaligus mempersiapkan kebutuhan di masa mendatang.

“Kami dari Kepala UPT SD Negeri 287 Matajang beserta seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 atas partisipasinya dalam program GEMASI,” ujarnya.

Menurutnya, program tersebut juga memiliki manfaat bagi siswa kelas VI yang mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan menjelang kelulusan.

“Selain mengajarkan anak-anak untuk menabung dan mempersiapkan kebutuhan sejak dini, GEMASI juga mendorong siswa, khususnya kelas 6, untuk memiliki persiapan menghadapi kebutuhan menjelang kelulusan,” ujarnya.

Kebiasaan menabung, lanjutnya, juga dapat membuat siswa lebih selektif dalam membelanjakan uang saku, termasuk saat membeli jajanan di lingkungan sekolah.

“Di sisi lain, siswa juga belajar lebih selektif dalam menggunakan uang, termasuk memilih jajanan di sekolah, sehingga semakin sadar akan pentingnya kesehatan dan pengelolaan keuangan,” tambahnya.

Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 berharap GEMASI tidak berhenti sebagai kegiatan sosialisasi. Kebiasaan menyisihkan Rp1.000 setiap hari diharapkan terus dilakukan siswa secara konsisten.

Sebab, di balik nominal yang sederhana, terdapat nilai pendidikan yang lebih besar: membangun kedisiplinan, kemandirian, sikap hemat, dan tanggung jawab sejak usia sekolah.

Dari Rp1.000 sehari, mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 ingin menanamkan satu kebiasaan baik yang dapat menjadi bekal bagi siswa untuk menghadapi masa depan.

Seribu rupiah sehari, satu kebiasaan baik untuk masa depan. (*)

Komentar

Berita Terkini