BONE,KLIKWARTA.ID — Empat tahun perjalanan Pemuda Sulapa Eppa’e menjadi momentum untuk naik kelas. Bukan sekadar merayakan bertambahnya usia organisasi, tetapi membuktikan bahwa pemuda mampu mengambil peran dan menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.
Pesan itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bone, Andi Muhammad Salam alias Lilo AK, saat memberikan ucapan selamat Harlah ke-4 Pemuda Sulapa Eppa’e yang berada di Lingkungan Balakang, Kelurahan Toro, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Sabtu (29/8/2026).
Lilo AK menegaskan, organisasi kepemudaan harus memiliki arah dan kontribusi. Pemuda tidak cukup hanya menjadi kelompok yang aktif berkumpul, tetapi harus mampu membangun integritas, melahirkan inovasi, menjaga persatuan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Legislator Partai NasDem itu pun menyampaikan keyakinannya bahwa Pemuda Sulapa Eppa’e memiliki potensi untuk menjadi kekuatan positif di tengah masyarakat, khususnya di Kelurahan Toro dan Lingkungan Balakang.
“Selamat Hari Lahir ke-4 tahun Pemuda Sulapa Eppa’e yang ada di Lingkungan Balakang, Kelurahan Toro. Insyaallah, semoga terus konsisten menjadi wadah kepemudaan yang berintegritas, inovatif dan menjadi pelopor persatuan yang memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan daerah Bone,” ucap Lilo AK.
Menurutnya, energi pemuda harus diarahkan untuk hal-hal yang produktif. Semangat kebersamaan yang telah terbangun selama empat tahun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan organisasi, tetapi berkembang menjadi gerakan yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami yakin Pemuda Sulapa Eppa’e akan membawa perubahan dan memberikan energi positif, khususnya di wilayah Kelurahan Toro, Lingkungan Balakang. Sukses untuk kita semua,” jelasnya.
Pesan Lilo AK tersebut sekaligus menjadi dorongan agar Pemuda Sulapa Eppa’e terus menjaga eksistensi dan soliditas organisasi. Di tengah dinamika masyarakat, pemuda dinilai memiliki ruang besar untuk menjadi penggerak kegiatan sosial sekaligus perekat hubungan antarmasyarakat.
Ia juga mendoakan seluruh pengurus dan anggota Pemuda Sulapa Eppa’e serta masyarakat agar senantiasa diberikan keselamatan, kekuatan, dan tetap menjaga semangat persatuan.
“Sukses untuk kita semua, salamakki to pada salama,” harapnya
Harlah ke-4 akhirnya bukan hanya menjadi penanda perjalanan organisasi, tetapi juga momentum untuk mempertegas kembali komitmen Pemuda Sulapa Eppa’e: tetap solid, terus berinovasi, menjaga persatuan, dan membuktikan bahwa pemuda bisa memberi kontribusi nyata untuk Bone.
Empat tahun adalah perjalanan. Namun bagi Pemuda Sulapa Eppa’e, tantangan berikutnya jauh lebih besar: membuktikan bahwa eksistensi organisasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (*)
