BONE,KLIKWARTA.ID — Pencak Silat Militer (PSM) di Kodim 1407/Bone tak sekadar menjadi latihan bela diri prajurit. Program yang digelar secara berkelanjutan itu kini menjadi wadah pembinaan fisik dan mental bagi pelajar serta masyarakat, sekaligus membuka peluang lahirnya bibit atlet pencak silat berprestasi dari Kabupaten Bone.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kemampuan bela diri, kesehatan, serta kebugaran prajurit di tengah padatnya pelaksanaan tugas teritorial.
Latihan PSM tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kesiapan fisik personel, tetapi juga dipersiapkan sebagai bagian dari pembinaan menghadapi berbagai kejuaraan atau pertandingan pencak silat pada masa mendatang.
Menariknya, program strategis Angkatan Darat tersebut juga menyasar masyarakat dan generasi muda di Kabupaten Bone. Pesertanya berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Pembinaan tersebut diharapkan mampu membentuk generasi muda yang memiliki fisik kuat, mental tangguh dan disiplin, sekaligus menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet pencak silat potensial yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Bone.
Pasi Ops Kodim 1407/Bone, Kapten Inf Akhyar Budiman, S.I.Kom., mengatakan latihan PSM bagi pelajar dan masyarakat umum dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sepekan.
“Peserta dari masyarakat ini meliputi siswa-siswi mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, serta warga yang bermukim di sekitar Makodim dan Makoramil,” ujar Kapten Inf Akhyar Budiman, Selasa (11/8/2026).
Sementara bagi personel militer, latihan dilaksanakan dengan intensitas lebih tinggi, yakni tiga kali dalam sepekan. Peningkatan intensitas tersebut dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan fisik serta keterampilan bela diri prajurit dalam menunjang pelaksanaan tugas.
Untuk memperluas jangkauan pembinaan, pusat latihan PSM juga ditempatkan di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Bone.
“Markas Kodim 1407/Bone difungsikan sebagai pendopo cabang, jajaran Makoramil bertindak sebagai ranting, dan program ini juga langsung menjangkau sekolah-sekolah di seluruh Kabupaten Bone,” jelas Akhyar.
Menurutnya, pola pembinaan yang terstruktur tersebut diharapkan membuat latihan PSM tidak hanya berkembang sebagai kegiatan olahraga bela diri, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter bagi generasi muda.
Melalui latihan yang rutin dan terarah, peserta diharapkan memiliki ketahanan fisik yang lebih baik, kedisiplinan tinggi, serta memahami nilai-nilai sportivitas dan patriotisme sejak dini.
Lebih dari sekadar mencetak atlet berprestasi, program PSM Kodim 1407/Bone juga menjadi salah satu sarana memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Pembinaan melalui olahraga diharapkan dapat memberikan ruang positif bagi generasi muda sekaligus membantu menangkal berbagai pengaruh negatif dan kenakalan remaja.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Kodim 1407/Bone mendorong pencak silat tidak hanya menjadi olahraga bela diri, tetapi juga menjadi wadah pembentukan generasi muda Bone yang sehat, disiplin, tangguh dan berprestasi. (*)


