-->

Jembatan Merah Putih Diresmikan di Awangpone, Wabup Bone: Perkuat Konektivitas dan Aktivitas Warga


BONE,KLIKWARTA.ID – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., menghadiri peresmian Jembatan Merah Putih TNI-Polri di Dusun Bulu Botoe, Desa Kading, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Kamis (13/8/2026).


Peresmian tersebut menjadi bagian dari peresmian Jembatan Merah Putih secara serentak di berbagai wilayah Indonesia yang dipusatkan di Jalan Bayah–Cikotok, Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dan diikuti secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Di Kabupaten Bone, peresmian jembatan dilakukan oleh Wakapolda Sulawesi Selatan, Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., didampingi Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin.

Jembatan Merah Putih di Dusun Bulu Botoe memiliki panjang sekitar 50 meter. Infrastruktur tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat setempat, khususnya sekitar 70 kepala keluarga yang selama ini membutuhkan jalur penghubung untuk menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

Kapolres Bone, AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pembangunan jembatan merupakan hasil kerja bersama yang diharapkan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Pembangunan jembatan tersebut dikerjakan sekitar 15 hari dengan melibatkan kurang lebih 25 personel Brimob Yon C Pelopor Tenribetta bersama masyarakat setempat.

“Jembatan ini merupakan hasil prakarsa dan kerja bersama. Kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi salah satu solusi terhadap kebutuhan akses di wilayah ini,” ujar Astoto.

Ia berharap sinergi serupa dapat terus dikembangkan, terutama untuk membantu masyarakat di wilayah yang masih membutuhkan pembangunan infrastruktur penghubung.

Sementara itu, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri, Brimob, pemerintah daerah dan masyarakat yang telah bergotong royong mewujudkan pembangunan jembatan tersebut.

Menurutnya, keberadaan jembatan tidak hanya memperpendek akses, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas.

“Yang paling penting adalah kita sama-sama bersinergi untuk membangun. Jembatan ini sangat penting bagi kami untuk menghubungkan wilayah dan memperlancar konektivitas antarmasyarakat,” jelas Andi Akmal.

Mantan Anggota Komisi IV DPR RI ini juga mengapresiasi hubungan dan kerja sama yang terjalin antara Polres Bone, Brimob dan masyarakat. Menurutnya, kondisi keamanan dan ketertiban yang kondusif merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Andi Akmal menyebut pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone yang mencapai sekitar 7,8 persen patut disyukuri. Capaian tersebut, kata dia, tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak dalam menjaga stabilitas serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Pada kesempatan yang sama, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan menegaskan bahwa Jembatan Merah Putih bukan sekadar bangunan fisik, melainkan penghubung kehidupan masyarakat.

Menurutnya, jembatan tersebut dapat membuka akses dan memperlancar mobilitas warga dalam berbagai bidang, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan hingga interaksi sosial antarmasyarakat.

Wakapolda juga memberikan apresiasi kepada Dansat Brimob Polda Sulsel, Danyon C Pelopor, serta seluruh personel yang terlibat dalam pembangunan jembatan dengan semangat gotong royong dan keikhlasan.

Ia menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga bagaimana menghadirkan manfaat dan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Keamanan bukan hanya tentang menjaga agar tidak terjadi gangguan kamtibmas, tetapi juga tentang menciptakan rasa aman, memberikan kemudahan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Secara nasional, peresmian Jembatan Merah Putih mencakup pembangunan dan revitalisasi 895 jembatan di 30 Polda dengan total panjang mencapai 19,2 kilometer. Infrastruktur tersebut menghubungkan 1.314 desa dan memberikan manfaat bagi sekitar 2 juta masyarakat.

Rangkaian kegiatan nasional tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan 300 unit sarana air bersih dari TNI.

Di Kabupaten Bone, kegiatan peresmian turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Bone, Dansat Brimob Polda Sulsel, Kabid TIK Polda Sulsel, Danyon C Brimob Tenribetta, perwakilan Kepala BNNK Bone, jajaran PJU Polres Bone, Forkopimcam Awangpone, Kepala Desa Kading, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan tamu undangan lainnya.

Peresmian Jembatan Merah Putih TNI-Polri di Desa Kading menjadi gambaran nyata sinergi antara pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Dengan hadirnya jembatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin mudah mengakses berbagai layanan dan aktivitas ekonomi, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Awangpone. (*)

Komentar

Berita Terkini