-->

Empat Rumah di Lattekko Ludes Terbakar, Bupati Bone Gerak Cepat Salurkan Bantuan

BONE,KLIKWARTA.ID — Sebanyak empat rumah warga di Dusun 3 Padaelo, Desa Lattekko, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, ludes terbakar dalam musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.

Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Empat rumah yang terdampak masing-masing milik Mayang, Hj. Johareng, Hj. Fipah, dan Hj. Andi Nurcaya.

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Dalam peristiwa tersebut, seorang penyandang disabilitas bernama Hasma alias Cacce turut menjadi korban dan mengalami luka bakar. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Tenriawaru Bone untuk mendapatkan penanganan medis.

Mendengar musibah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga terdampak. Bantuan disalurkan langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Bone.

Penyaluran bantuan dilakukan pada Kamis (20/8/2026) sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.

Respons cepat tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah desa dan warga korban kebakaran. Mereka menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bone.

Camat Awangpone, Andi Aidil, turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian Bupati Bone terhadap warganya yang sedang tertimpa musibah.

“Alhamdulillah, bantuan dari Petta Bupati untuk korban musibah kebakaran di Desa Lattekko, Awangpone, melalui BPBD bertambah lagi. Mewakili warga yang terkena dampak, kami mengucapkan terima kasih, Puang, atas bantuannya,” ucapnya Kamis (20/8/2026) malam.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang tengah menghadapi kondisi sulit setelah kehilangan rumah dan harta benda.

Sementara itu, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah daerah harus hadir ketika masyarakat menghadapi musibah. Dukungan pemerintah, kata dia, diharapkan dapat membantu meringankan beban sekaligus memberikan kekuatan moral kepada para korban.

“Ketika masyarakat kita tertimpa musibah, jangan sampai mereka merasa berjalan sendiri. Pemerintah harus hadir, mendengar keluhan mereka dan memberikan bantuan sesuai kemampuan yang kita miliki,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan keprihatinan dan simpati mendalam kepada keluarga yang terdampak. Perhatian khusus diberikan kepada korban yang mengalami luka bakar agar mendapatkan perawatan dan pemulihan dengan baik.

“Tidak ada yang menginginkan musibah seperti ini. Kita hanya berharap bantuan ini bisa menjadi penguat bagi saudara-saudara kita. Yang hilang mungkin tidak bisa langsung tergantikan, tetapi kepedulian dan kebersamaan harus tetap ada,” ungkapnya.

Andi Asman menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya membantu warga yang terdampak sesuai kemampuan dan kebutuhan di lapangan.

“Jangan melihat besar kecilnya bantuan, tetapi ini adalah bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah,” lanjutnya.

Selain memberikan bantuan, Bupati Bone juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh korsleting listrik.

Ia mengimbau warga untuk memastikan instalasi listrik di rumah masing-masing dalam kondisi aman dan tidak membebani jaringan listrik secara berlebihan.

“Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih waspada dan memastikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing tetap aman,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong membantu keluarga yang terdampak kebakaran agar dapat segera bangkit dari musibah.

“Bone adalah rumah kita bersama. Kalau ada saudara kita yang sedang mengalami kesulitan, maka sudah menjadi tanggung jawab kita untuk hadir dan membantu. Semoga keluarga yang terdampak diberi kekuatan, kesabaran dan segera bisa bangkit kembali,” kata Andi Asman.

Gerak cepat Pemerintah Kabupaten Bone dalam menyalurkan bantuan menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya saat warga menghadapi kondisi sulit akibat bencana.

Bagi para korban, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan materi, tetapi juga menjadi penguat moral bahwa mereka tidak menghadapi musibah seorang diri. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus bergandengan tangan membantu para korban melewati masa pemulihan. (*)

Komentar

Berita Terkini