-->

Bupati Bone Kunjungi Perkemahan Pramuka di Bakunge, Dorong Generasi Muda Tumbuh Mandiri dan Berkarakter

BONE,KLIKWARTA.ID — Senja perlahan menyelimuti Dusun Bakunge, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Senin (10/8/2026). 


Di tengah deretan tenda yang berdiri di area perkemahan, semangat dan keceriaan peserta Pramuka tetap terasa.

Suasana semakin hangat ketika Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone, Hj. Maryam Andi Asman, hadir mengunjungi para peserta.

Kehadiran Bupati Bone bukan sekadar kunjungan seremonial. Ia menyempatkan diri menyapa peserta, melihat langsung aktivitas perkemahan, sekaligus memberikan motivasi kepada generasi muda yang tengah menempa diri melalui kegiatan kepramukaan.

Perkemahan tersebut berlangsung pada 9–18 Agustus 2026 dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA dan sederajat, hingga unsur Pemerintah Desa se-Kecamatan Ponre.

Selama berada di perkemahan, para peserta tidak hanya mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan. Mereka juga belajar hidup bersama, bekerja dalam kelompok, menjalankan tugas, mematuhi aturan, serta menghadapi berbagai situasi secara mandiri.


Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter generasi muda.

Bupati Bone menilai gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.


“Gerakan Pramuka membentuk generasi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kebersamaan,” ucap Andi Asman.

BupAAS mengajak seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan pengalaman selama perkemahan sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama berada di perkemahan tidak boleh berhenti ketika kegiatan berakhir. Nilai kedisiplinan, kebersamaan, kemandirian, dan tanggung jawab diharapkan dapat terus diterapkan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

“Manfaatkan momentum ini untuk belajar, menambah pengalaman dan mempererat persaudaraan. Jadilah generasi yang tangguh dan bertanggung jawab,” pesannya.

Momentum perkemahan yang bertepatan dengan suasana menyambut Hari Kemerdekaan juga menjadi ruang untuk menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.

Bendera Merah Putih yang berkibar di antara tenda-tenda Pramuka menjadi simbol bahwa pendidikan karakter dan semangat cinta tanah air dapat ditanamkan melalui pengalaman sederhana, kebersamaan, dan kegiatan yang dilakukan secara langsung.

Kehadiran Bupati Bone bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bone sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan kepemudaan dan pendidikan karakter di wilayah Kecamatan Ponre.

Turut mendampingi Bupati Bone dalam kunjungan tersebut sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Bone, Camat Ponre, serta Kepala Desa Mappesangka.


Di Dusun Bakunge, perkemahan itu bukan sekadar deretan tenda yang berdiri selama sepuluh hari. Di tempat tersebut, para peserta sedang belajar tentang kehidupan—belajar berdiri dengan kemampuan sendiri, saling membantu ketika menghadapi kesulitan, menghargai aturan, dan menjaga semangat kebersamaan.

Ketika nantinya meninggalkan lokasi perkemahan pada 18 Agustus 2026, para peserta diharapkan tidak hanya membawa pulang pengalaman dan cerita, tetapi juga membawa nilai-nilai yang telah mereka pelajari untuk menjadi generasi muda Bone yang lebih disiplin, mandiri, peduli, tangguh, dan mencintai tanah air.

Perkemahan Pramuka di Bakunge pun diharapkan menjadi salah satu ruang pembelajaran nyata dalam memperkuat semangat kebangsaan sekaligus membangun karakter generasi muda Kabupaten Bone. (*)

Komentar

Berita Terkini