BULUKUMBA, KLIKWARTA.ID— Prestasi putra-putri terbaik Kabupaten Bone di panggung nasional mendapat apresiasi langsung dari Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M.
Bukan sekadar seremoni, Andi Asman mengajak para Purna Paskibraka dan Purna Jambore Nasional (Jamnas) Kabupaten Bone Tahun 2026 menikmati malam ramah tamah sekaligus refreshing di kawasan Wisata Pantai Bira, Kabupaten Bulukumba, Sabtu malam (29/8/2026).
Di hadapan para peserta, orang tua, pembina, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bone, Bupati menyampaikan rasa bangganya atas perjuangan generasi muda Bone yang mampu membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional.
Apresiasi itu diwujudkan dengan penyerahan sertifikat dan piagam penghargaan kepada para Purna Jamnas dan Purna Paskibraka Kabupaten Bone.
“Sebagai pemuda-pemudi yang berprestasi, kalian telah membawa nama daerah kita di kancah yang lebih luas dan siap memikul tanggung jawab besar untuk kejayaan Kabupaten Bone dan Indonesia,” ucap Andi Asman.
Salah satu capaian yang mendapat sorotan khusus adalah keberhasilan Andi Asram yang dipercaya sebagai pimpinan regu pada Jambore Nasional di Cibubur. Namun, kebanggaan Bone tidak berhenti di sana.
Bupati juga menyoroti keberhasilan salah seorang putri Bone yang terpilih sebagai Purna Paskibraka Nasional dan mendapat kesempatan menjadi bagian dari pengibaran Sang Merah Putih di Istana Negara.
“Yang paling hebat lagi, kita mendapatkan satu putri yang berkedudukan sebagai Purna Paskibraka Nasional. Beliau adalah salah satu putri terpilih untuk mengibarkan Sang Merah Putih di Istana Negara,” ungkapnya.
Bupati: Saya Tidak Bisa Hanya Mengucapkan Terima Kasih
Andi Asman menegaskan, malam ramah tamah tersebut bukan hanya kegiatan seremonial setelah para peserta menyelesaikan tugasnya.
Menurutnya, perjuangan panjang yang telah dilalui para peserta layak mendapat penghargaan sekaligus kesempatan untuk melepas penat.
“Saya tidak bisa hanya mengucapkan terima kasih. Saya mengajak kalian refreshing di tempat ini sebagai pelepas lelah,” jelasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh putra-putri Bone yang mengikuti Jamnas dan telah menunjukkan kerja sama serta prestasi yang membanggakan.
Bupati tak lupa menyampaikan penghargaan kepada para pembina dan pelatih yang berada di balik keberhasilan tersebut.
Menurutnya, capaian para peserta bukan lahir secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang serius dan berkelanjutan.
“Ini bukan karena saya punya darah daging di dalamnya. Tapi memang ini binaan dari pembina terbaik sehingga memberikan nilai luar biasa untuk Jamnas Bone,” jelasnya lagi.
Dari Pelosok Bone Bisa Tembus Nasional
Di hadapan para generasi muda, Andi Asman memberikan pesan yang lebih jauh. Ia meminta para peserta tidak menjadikan latar belakang keluarga maupun daerah asal sebagai batas untuk bermimpi.
Menurutnya, siapa pun memiliki kesempatan untuk menjadi pemimpin dan meraih prestasi tinggi selama memiliki kemauan, disiplin, doa, dan kerja keras.
“Jangan pernah menganggap diri dari keluarga kecil di pelosok desa tidak bisa menjadi pemimpin sukses. Dengan doa dan kerja keras, kalian bisa sampai ke tingkat nasional bahkan internasional,” pesan Bupati.
Ia menekankan, disiplin dan kepribadian menjadi modal penting yang harus terus dipelihara oleh para Purna Paskibraka dan Purna Jamnas.
“Disiplin dan kepribadian hebat adalah jawaban untuk masa depan,” lanjutnya.
Bupati juga meminta ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama proses pembinaan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir.
Dengan penguasaan materi yang diperkirakan telah mencapai sekitar 80 persen, para peserta diharapkan terus mengasah kemampuan melalui latihan dan pengembangan diri.
Bekal tersebut, kata Andi Asman, harus menjadi modal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Jangan Berhenti Setelah Tugas Selesai
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Bone juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Purna Jamnas dan Purna Paskibraka 2026.
Empat orang perwakilan dari tingkat pusat dan provinsi juga akan diberikan penghargaan khusus sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah.
Andi Asman berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kenangan atas sebuah prestasi, tetapi juga menjadi pemantik semangat untuk terus berkontribusi bagi daerah dan bangsa.
“Purna Paskibra dan Purna Jamnas 2026 adalah orang-orang hebat. Jangan hanya berhenti sebagai pengibar bendera. Jadilah Pramuka yang hebat, Paskib yang hebat sepanjang masa, dengan disiplin standar militer yang selalu melekat pada diri masing-masing,” tegasnya.
Ia menilai, pembinaan Pramuka dan Paskibraka merupakan investasi penting untuk mencetak generasi penerus yang memiliki karakter, disiplin, kemandirian, serta jiwa kepemimpinan.
Malam ramah tamah di Pantai Bira akhirnya bukan sekadar menjadi penutup rangkaian perjuangan Purna Paskibraka dan Purna Jamnas 2026.
Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pesan bahwa prestasi di tingkat nasional hanyalah satu tahap. Tantangan berikutnya adalah bagaimana para generasi muda Bone mampu membawa disiplin, karakter, dan pengalaman tersebut menjadi bekal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
Turut hadir Sekretaris Daerah Bone Hj. A. Tenriawaru, Kepala BKPSDM Bone Edy Saputra Syam, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Bone, pembina dan pelatih, orang tua, serta para Purna Jamnas dan Purna Paskibraka Kabupaten Bone Tahun 2026. (*)














