——- Bukan Sekedar Turnamen, Piala Gubernur Sulsel Jadi “Jalan” Menuju PON
PAREPARE,KLIKWARTA.ID — Perburuan talenta muda sepak bola Sulawesi Selatan resmi dimulai. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman membuka Turnamen Sepak Bola Piala Gubernur Sulsel 2026 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Kota Parepare, Sabtu (29/8/2026).
Turnamen yang digelar untuk kedua kalinya oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ini tak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara. Kompetisi tersebut juga diarahkan sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit pesepak bola muda potensial dari berbagai kabupaten/kota di Sulsel.
Pembukaan turnamen ditandai pemukulan drum oleh Andi Sudirman. Gubernur kemudian melakukan tendangan pertama dari tengah lapangan sebagai simbol dimulainya kick off Piala Gubernur Sulsel 2026.
Turut hadir Wali Kota Parepare Tasming Hamid, Bupati Wajo Andi Rosman, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, Bupati Jeneponto Paris Yasir, jajaran Forkopimda serta kepala perangkat daerah.
Andi Sudirman mengatakan, Piala Gubernur Sulsel 2026 dirancang dengan format empat zona regional. Skema tersebut ditempuh agar kompetisi dapat menjangkau lebih banyak daerah sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan.
“Hari ini kita kick off Piala Gubernur Sulsel 2026. Total hadiah Rp500 juta dan pelaksanaannya terbagi di empat regional,” katanya.
Empat regional tersebut masing-masing dipusatkan di Kota Parepare untuk wilayah Ajatappareng, Kabupaten Bone untuk wilayah Bosowasi, Kota Palopo untuk Regional Luwu, serta Kabupaten Jeneponto untuk Regional Selatan.
Bagi Andi Sudirman, kompetisi ini menjadi bagian dari proses pembinaan atlet sekaligus tahapan seleksi untuk menemukan pemain-pemain muda potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi kompetisi pada level lebih tinggi.
“Paling penting lagi, Piala Gubernur ini sebagai ajang seleksi bibit-bibit generasi muda untuk persiapan menghadapi PON di tahun-tahun akan datang,” ungkapnya.
Ia berharap kompetisi tersebut tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga melahirkan talenta-talenta baru dari berbagai pelosok Sulsel.
Gubernur juga mengingatkan para pemain agar menjadikan turnamen sebagai ruang membangun karakter dan mental kompetitif. Menurutnya, prestasi olahraga harus berjalan seiring dengan kedisiplinan, kerja keras dan sportivitas.
“Olahraga bukan hanya soal menang dan kalah. Tetapi bagaimana membangun karakter, kedisiplinan, kerja keras, dan semangat untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Piala Gubernur Sulsel 2026 menyediakan total hadiah Rp500 juta. Selain uang pembinaan, peserta juga memperebutkan trofi dengan desain khusus yang memiliki cerita tersendiri.
Desain trofi Piala Gubernur Sulsel 2026 diketahui merupakan hasil sketsa langsung Gubernur Andi Sudirman.
Pertandingan di Parepare menjadi rangkaian pembuka turnamen. Sementara tiga regional lainnya, yakni Bone, Palopo dan Jeneponto, dijadwalkan mulai bertanding pada Senin (31/8/2026).
Setiap regional diikuti enam tim yang merupakan perwakilan kabupaten/kota. Juara dan runner-up dari masing-masing regional selanjutnya berhak melaju ke babak delapan besar untuk memperebutkan gelar juara Piala Gubernur Sulsel 2026.
Dengan format tersebut, Piala Gubernur Sulsel 2026 diharapkan menjadi panggung kompetisi sekaligus jalur pembinaan berkelanjutan bagi pemain-pemain muda Sulsel untuk naik ke level yang lebih tinggi. (*)

