-->

Tak Hanya Rumah, Dokumen Warga Ikut Terbakar, Disdukcapil Bone Jemput Bola ke Sanrangeng

BONE,KLIKWARTA.ID — Rumah boleh terbakar dan harta benda bisa hangus dalam sekejap, tetapi dampaknya bisa jauh lebih panjang ketika dokumen kependudukan ikut musnah. Itulah yang kini dihadapi sejumlah warga korban kebakaran di Desa Sanrangeng, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, setelah dokumen administrasi kependudukan mereka hilang atau rusak dilalap api.

Sehari setelah kebakaran, Minggu (13/9/2026), Disdukcapil Kabupaten Bone bergerak cepat. Pelayanan jemput bola dilakukan langsung di lokasi untuk membantu warga memulihkan dokumen adminduk yang menjadi bagian penting dalam berbagai kebutuhan pelayanan administrasi.

Pelayanan tersebut dilakukan untuk membantu warga mendapatkan kembali dokumen kependudukan yang hilang atau mengalami kerusakan akibat kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya.

Kepala Disdukcapil Bone, Andi Saharuddin, mengatakan pihaknya hadir langsung di lokasi untuk memastikan kebutuhan dokumen administrasi kependudukan warga tetap terpenuhi.

“Kami hadir untuk memastikan kelengkapan dokumen adminduk tetap bisa digantikan untuk keperluan sebagaimana mestinya,” katanya.

Menurutnya, dokumen administrasi kependudukan yang hilang akibat kebakaran dapat diproses kembali. Dengan demikian, warga tetap dapat memiliki dokumen yang dibutuhkan untuk berbagai keperluan pelayanan administrasi.

Pelayanan jemput bola tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan kemudahan kepada warga yang tengah menghadapi kondisi pascakebakaran, sehingga mereka tidak perlu kesulitan mendatangi kantor pelayanan untuk mengurus kembali dokumen kependudukan.

Kebakaran sebelumnya melanda permukiman warga di perbatasan Desa Sanrangeng dan Desa Sailong, Kecamatan Dua Boccoe, pada Sabtu (12/9/2026).

Berdasarkan data penanganan kebakaran, sebanyak 13 rumah terdampak dalam peristiwa tersebut. Sebanyak 10 rumah di antaranya ludes terbakar, sementara tiga rumah lainnya terdampak.

Musibah tersebut tidak hanya menyebabkan kerugian material. Kebakaran juga mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Di tengah proses penanganan dan pemulihan pascakebakaran, pelayanan adminduk menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah agar warga dapat kembali mengurus berbagai kebutuhan administratif tanpa terkendala dokumen yang hilang atau rusak. (*)

Komentar

Berita Terkini