Di tengah padatnya agenda Bupati Bone, dari kegiatan pemerintahan, kunjungan kerja, agenda lapangan hingga bertemu masyarakat, Saldi hampir selalu terlihat berada di sekitar pimpinan daerah.
Kini, sosok yang selama ini terbiasa mengikuti mobilitas Bupati Bone itu mendapat kepercayaan baru.
Saldi resmi dilantik sebagai Kepala Subbagian (Kasubag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bone, Senin (14/9/2026).
Pelantikan berlangsung di Aula Lateya Riduni, kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Jalan Terminal Petta Ponggawae.
Prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut disaksikan Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin.
Pelantikan itu sekaligus menandai perubahan besar dalam perjalanan karier Saldi.
Jika sebelumnya ia berada di balik layar sebagai staf yang melekat mendampingi pimpinan, kini ia mendapat tanggung jawab lebih besar untuk ikut memastikan urusan protokol dan komunikasi pimpinan berjalan dengan baik.
Dari Staf yang Selalu Mengikuti Langkah Bupati
Pria kelahiran Arasoe, 1 November 1999, itu sebelumnya bertugas sebagai staf Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bone.
Pekerjaannya membuat Saldi terbiasa dengan satu hal: siap kapan saja.
Jadwal yang padat menjadi rutinitas. Agenda yang berubah mendadak harus segera diikuti. Bahkan kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga malam menjadi bagian dari dinamika pekerjaannya.
Bagi orang lain, perubahan jadwal bisa menjadi kejutan.
Bagi staf protokol, perubahan agenda justru menjadi bagian dari pekerjaan.
“Sukanya tentu banyak pengalaman yang saya dapat karena setiap hari mendampingi kegiatan Bapak Bupati. Banyak hal yang bisa saya pelajari, terutama bagaimana berkomunikasi dan melihat langsung kegiatan pemerintahan serta interaksi dengan masyarakat,” kata Saldi.
Pengalaman tersebut membuatnya tidak hanya mengenal pekerjaan protokol secara teknis, tetapi juga memahami bagaimana ritme kerja pimpinan daerah berlangsung.
Ia melihat langsung bagaimana sebuah agenda dipersiapkan, bagaimana komunikasi dilakukan, serta bagaimana pemerintah hadir di tengah masyarakat.
Tak Selalu Mudah, Harus Siap dari Pagi hingga Malam
Di balik posisi yang membuatnya kerap terlihat mendampingi Bupati, ada konsekuensi yang harus dijalani.
Waktu kerja menjadi dinamis.
Agenda bisa berubah.
Kesiapan harus selalu terjaga.
“Dukanya mungkin dari sisi waktu. Kadang kegiatan cukup padat, dari pagi sampai malam, bahkan jadwal bisa berubah sewaktu-waktu. Jadi sebagai staf protokol yang melekat, kita harus selalu siap,” katanya.
Namun Saldi memilih melihat pengalaman itu sebagai proses pembelajaran.
“Capek pasti ada, tetapi itu bagian dari pekerjaan. Justru dari situ banyak pengalaman dan pelajaran yang saya dapat. Mudah-mudahan pengalaman tersebut bisa menjadi bekal untuk menjalankan amanah yang baru,” ungkapnya.
Kini Bukan Lagi Sekadar Mengikuti Agenda
Pelantikan 14 September 2026 membawa Saldi memasuki fase berbeda.
Tugasnya bukan lagi hanya mengikuti dan membantu kelancaran agenda pimpinan.
Sebagai Kasubag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, ia dituntut ikut memastikan koordinasi, protokol dan komunikasi pimpinan berjalan secara efektif.
Artinya, pengalaman yang selama ini diperoleh di lapangan kini harus diterjemahkan menjadi tanggung jawab yang lebih besar.
Saldi menyadari betul perubahan tersebut.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas kepercayaan dan amanah ini. Tentu tanggung jawabnya lebih besar, sehingga saya harus bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Ia pun tidak ingin merasa cukup dengan pengalaman yang sudah dimiliki.
“Saya akan terus belajar dan berkoordinasi dengan semua pihak. Pengalaman yang sudah saya dapat selama ini mudah-mudahan bisa membantu saya dalam menjalankan tugas sebagai Kasubag,” ujarnya.
Putra Arasoe, Lulusan IPDN
Saldi merupakan putra daerah yang tumbuh dan menempuh pendidikan di Kabupaten Bone.
Ia mengawali pendidikan di SDN 199 Arasoe, kemudian SMPN 1 Cina dan SMAN 3 Bone.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan meraih gelar Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan (S.Tr.IP).
Latar belakang pendidikan pemerintahan tersebut kemudian bertemu dengan pengalaman praktisnya di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bone.
Kini, kombinasi keduanya menjadi modal untuk menjalankan jabatan barunya.
Usia 26 Tahun, Tanggung Jawab Makin Besar
Lahir pada 1 November 1999, Saldi kini dipercaya mengemban jabatan baru di usia 26 tahun.
Kepercayaan tersebut datang bersama tuntutan yang tidak ringan.
Ia harus mampu menjaga koordinasi, komunikasi dan pelayanan protokol pimpinan di tengah dinamika agenda pemerintahan yang terus bergerak.
Di luar pekerjaan, Saldi memilih futsal sebagai salah satu aktivitas untuk melepas penat.
Namun kini, rutinitasnya akan memasuki babak baru.
Dari sosok yang selama ini hampir selalu terlihat mengikuti langkah Bupati Bone, Saldi kini mendapat tugas untuk ikut memastikan langkah dan agenda pimpinan berjalan terkoordinasi.
Kepercayaan itu ingin dijawabnya dengan kerja.
“Mohon doa dan dukungannya. Saya berharap bisa menjalankan amanah ini dengan baik dan memberikan kontribusi terbaik untuk Pemerintah Kabupaten Bone,” tandasnya.
Dari staf yang terbiasa berdiri di sisi pimpinan, kini Saldi dipercaya mengambil posisi yang ikut menentukan bagaimana protokol dan komunikasi pimpinan bekerja. Bukan sekadar naik jabatan, tetapi naik pula tanggung jawabnya. (*)

