-->

Perkuat Sinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, Wabup Bone Dorong Perluasan Lapangan Kerja dan Peningkatan SDM


JAKARTA,KLIKWARTA.ID– Pemerintah Kabupaten Bone terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas kesempatan kerja. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., dengan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta, Senin (27/7/2026).


Audiensi tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bone untuk mengonsultasikan berbagai kebijakan dan program pembangunan di bidang ketenagakerjaan yang diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati Bone didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bone, Hj. Faidah, S.STP., serta Anggota DPRD Kabupaten Bone, Andi Alvin. Kehadiran jajaran pemerintah daerah dan legislatif tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat pembangunan sektor ketenagakerjaan sebagai salah satu fondasi pertumbuhan ekonomi daerah.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Berbagai isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari penguatan program pelatihan vokasi berbasis kompetensi, peningkatan kualitas tenaga kerja yang adaptif terhadap perkembangan industri, sertifikasi tenaga kerja, hingga penguatan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai pusat peningkatan kompetensi masyarakat.


Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Bone. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat memperoleh pekerjaan yang layak dan memiliki daya saing.


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bone berharap dukungan Kementerian Ketenagakerjaan melalui berbagai program strategis, termasuk pelatihan berbasis kompetensi, perluasan penempatan tenaga kerja, penguatan hubungan industrial yang harmonis, serta pemberdayaan tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Selain membahas peningkatan kualitas sumber daya manusia, audiensi juga menjadi momentum untuk menyampaikan berbagai potensi daerah yang memerlukan dukungan pemerintah pusat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor ketenagakerjaan. Pemerintah Kabupaten Bone menilai kolaborasi yang kuat dengan pemerintah pusat menjadi kunci agar program-program nasional dapat diimplementasikan secara optimal hingga ke daerah.

Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, menyambut baik kunjungan Pemerintah Kabupaten Bone dan mengapresiasi komitmen pemerintah daerah dalam menjadikan sektor ketenagakerjaan sebagai salah satu prioritas pembangunan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah merupakan faktor penting dalam menjawab tantangan dunia kerja yang terus berkembang sehingga berbagai program dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Wakil Bupati Bone berharap hasil audiensi tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui kerja sama yang lebih konkret, termasuk peluang hadirnya berbagai program strategis Kementerian Ketenagakerjaan di Kabupaten Bone guna meningkatkan kualitas serta daya saing tenaga kerja daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bone, Hj. Faidah, menegaskan kesiapan jajarannya untuk mengawal seluruh hasil pertemuan agar dapat diwujudkan dalam bentuk program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja, pelaku usaha, dan dunia industri.


Audiensi tersebut ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen memperkuat kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Bone dan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Melalui sinergi yang semakin erat, diharapkan berbagai program ketenagakerjaan dapat membuka lebih banyak lapangan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menarik investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Bone. (*)

Komentar

Berita Terkini