BONE,KLIKWARTA.ID – Semangat kolaborasi dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir ditunjukkan melalui rangkaian kegiatan konservasi mangrove yang digelar komunitas Mangrociety di Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026.
Kegiatan yang mengusung konsep Mangrociety atau Mangrove Society ini menjadi gerakan bersama yang mendorong masyarakat lokal berperan aktif dalam konservasi mangrove sebagai fondasi membangun peradaban yang berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali sehari sebelum peringatan Hari Mangrove Sedunia melalui program BelajarMI (Belajar Mangrove dan Konservasi) serta SemaiMI (Persemaian Bibit Mangrove). Pada kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh edukasi mengenai pentingnya ekosistem mangrove bagi lingkungan pesisir, sekaligus mengikuti praktik penyemaian bibit mangrove secara bersama-sama.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada Minggu dengan menggelar BersihMI, yakni aksi bersih kawasan hutan mangrove dan pesisir, yang dilanjutkan dengan program Adopsi Mangrove melalui penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Kecamatan Tonra.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Bosowasi, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Ulubila, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone, Camat Tonra, penyuluh perikanan Kecamatan Tonra, unsur Kepolisian dan Koramil Kecamatan Tonra, guru dan siswa UPT SMAN 10 Bone, serta masyarakat setempat.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian hutan mangrove sebagai benteng alami pesisir, habitat berbagai biota, sekaligus penyerap karbon yang berperan dalam mitigasi perubahan iklim.
Panitia pelaksana juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, khususnya Pelindo Maritim, Lil Art Production, serta para adopter mangrove yang telah berkontribusi dalam upaya pelestarian ekosistem mangrove.
Melalui gerakan Mangrociety, diharapkan semakin banyak elemen masyarakat yang terlibat dalam aksi nyata menjaga dan memulihkan ekosistem mangrove, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun mendatang. (*)


