-->

Bupati Bone Sampaikan Prioritas Infrastruktur kepada Komisi V DPR RI, Jembatan Ajallasse dan Akses Wilayah Terisolasi Jadi Fokus

BONE,KLIKWARTA.ID — Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menerima audiensi Anggota Komisi V DPR RI, Teguh Iswara Suardi, S.T., M.Sc., di Rumah Jabatan Bupati, Jl Petta Ponggawae, Kota Watampone, Senin (27/7/2026).

Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk membahas berbagai usulan pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bone guna meningkatkan konektivitas dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Bupati Bone didampingi Asisten I Setda Bone, Asisten II Setda Bone, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR), Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala BKPSDM, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.

Audiensi berlangsung dalam suasana konstruktif dengan fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur dasar yang dinilai menjadi kebutuhan mendesak masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Bone.

Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II, Teguh Iswara Suardi, mengatakan Kabupaten Bone menjadi salah satu daerah yang menyampaikan banyak aspirasi pembangunan, khususnya pada sektor infrastruktur.

Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur dan perhubungan, ia menegaskan komitmennya untuk mengawal berbagai usulan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Bone agar dapat menjadi perhatian pemerintah pusat.

“Kami menerima cukup banyak aspirasi dari Bone, mulai P3A, Pamsimas, dan berbagai kebutuhan lainnya. Luas sekali daerah yang Bapak Bupati pimpin. Pada prinsipnya, kami akan mengusulkan dan mengawal seluruh rekomendasi yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Bone,” kata Teguh.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman memaparkan sejumlah persoalan infrastruktur yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat, terutama pembangunan jalan dan jembatan di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses.

Salah satu prioritas yang disampaikan adalah pembangunan jembatan di Desa Ajallasse, Kecamatan Cenrana. Menurut Bupati, hingga kini terdapat lima desa yang masih terisolasi karena belum tersedianya akses jembatan yang memadai.

“Di Desa Ajallasse, Kecamatan Cenrana, masyarakat sangat membutuhkan jembatan. Ada lima desa yang masih terisolasi. Sejak lahir hingga mengantar jenazah ke pemakaman, masyarakat masih harus menggunakan perahu untuk beraktivitas sehari-hari,” paparnya.

Selain itu, Bupati juga menyoroti kondisi akses jalan dan jembatan di wilayah Pasaka, Kecamatan Sibulue. Ia menjelaskan, masyarakat masih harus menempuh jalur memutar melalui Kecamatan Mare untuk mencapai wilayah lain di Kecamatan Sibulue, meskipun secara administratif masih berada dalam kecamatan yang sama.

Menurut Bupati, pembangunan infrastruktur yang merata menjadi kunci untuk membuka keterisolasian wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bone dengan Komisi V DPR RI dapat mempercepat realisasi program pembangunan infrastruktur strategis melalui dukungan pemerintah pusat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di berbagai pelosok Kabupaten Bone. (*)

Komentar

Berita Terkini