-->

Pemkab Bone Alokasikan Rp126,3 Miliar untuk Pembangunan dan Rehabilitasi Jalan, Infrastruktur Jadi Prioritas 2026

BONE, KLIKWARTA,ID – Pemerintah Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., bersama Wakil Bupati H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu program strategis pada tahun anggaran 2026.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui alokasi anggaran sebesar Rp126,3 miliar untuk pembangunan jalan baru, rehabilitasi, serta pemeliharaan berkala jalan di berbagai wilayah Kabupaten Bone. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dari total anggaran tersebut, Pemkab Bone mengalokasikan Rp32,3 miliar untuk pembangunan jalan baru, Rp88,8 miliar untuk rehabilitasi jalan sepanjang 24,67 kilometer, dan Rp5,15 miliar untuk pemeliharaan berkala jalan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Tata Ruang (BMCKTR) Kabupaten Bone, Jumran, mengatakan seluruh pekerjaan rehabilitasi jalan telah dibagi ke dalam delapan paket dan seluruhnya telah memasuki tahap kontrak.

“Rehabilitasi jalan memang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah tahun ini. Seluruh paket sudah berkontrak dan akan dikerjakan secara bertahap,” ujar Jumran, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, Paket Rehabilitasi Jalan 02 menjadi paket dengan nilai kontrak terbesar, yakni sekitar Rp24,4 miliar. Paket tersebut mencakup penanganan ruas Taccipi–Tokaseng sepanjang 3,3 kilometer, Lapuse–Lamurukung, Waetuwo–Lamurukung, dan Lebbae–Benteng Tellue yang masing-masing sepanjang satu kilometer.

Selanjutnya, Paket 03 dengan nilai kontrak sekitar Rp22,1 miliar meliputi rehabilitasi ruas Ballangnge–Masago, Galung–Kajuara, Palattae–Pammusureng, serta Padaelo–Lappabosse–Kalero dengan total panjang sekitar enam kilometer.

Sementara itu, Paket 01 bernilai sekitar Rp16,5 miliar diperuntukkan bagi penanganan ruas Camming–Bone–Talumae, Kadai–Pattiro Bajo, Kawerang–Pattiro Bajo, dan Cirowali–Melle dengan total panjang sekitar 4,2 kilometer.

Adapun Paket 04 memiliki nilai kontrak sekitar Rp7,6 miliar yang mencakup rehabilitasi ruas Salo Sawae–Tujue dan Talaga–Tompong.

Selain paket-paket utama tersebut, pemerintah daerah juga menangani rehabilitasi ruas Bengo–Taka Malaka, Jalan Kompleks Pasar Palakka, ruas Camming–Bone–Talumae, serta Long Segment Usa–Congko.

Menurut Jumran, peningkatan kualitas infrastruktur jalan memiliki dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan perdagangan.

“Jalan yang baik akan mendukung mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian maupun perdagangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai kecamatan,” jelasnya.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi aspirasi utama masyarakat yang hampir selalu disampaikan dalam setiap kunjungan kerja pemerintah daerah.

“Ketika kami turun ke bawah, hal pertama yang diminta masyarakat adalah perbaikan jalan,” ungkap Andi Asman.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan jalan, volume lalu lintas, serta manfaat yang akan dirasakan masyarakat sehingga penggunaan anggaran menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

Selain rehabilitasi, Pemkab Bone juga membangun enam ruas jalan baru sepanjang sekitar 7,5 kilometer, meliputi Jalan Desa Bulu Tanah, pengaspalan Jalan Desa Mappesangka, ruas Jalins–Kajuara, Ureng–Lonrong, Pammusureng–Bana, serta Pammusureng–Mattirowalie.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga melaksanakan pemeliharaan berkala pada Jalan Bangka, Jalan Kolonel Polisi Andi Dadi, Jalan Serigala, dan ruas Lacokkong–Coppomeru guna menjaga kondisi jalan tetap mantap serta memperpanjang usia layanan infrastruktur.

Melalui pembangunan jalan baru, rehabilitasi, dan pemeliharaan berkala yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Bone optimistis konektivitas antarwilayah akan semakin kuat, pemerataan pembangunan semakin merata, serta aktivitas ekonomi masyarakat di seluruh pelosok Kabupaten Bone terus meningkat. (*)

Komentar

Berita Terkini