-->

Dari Bantaran Sungai, Bupati Bone Gaungkan Gerakan Stop Buang Sampah Sembarangan


 —- Bupati Bone Ingatkan Bahaya Sampah bagi Lingkungan dan Kesehatan

BONE,KLIKWARTA.ID – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan turun langsung ke area sungai saat kerja bakti massal yang melibatkan ribuan peserta di kawasan Pasar Pagi, Watampone, Jumat (24/7/2026).

Aksi tersebut menjadi bagian dari gerakan gotong royong yang melibatkan unsur TNI, Polri, ASN, mahasiswa, pelajar, organisasi masyarakat, hingga warga setempat untuk membersihkan sejumlah titik di pusat Kota Watampone.

Tak sekadar memantau, Bupati Bone menyusuri bantaran sungai mulai dari Jalan Mangga hingga Jalan Sulawesi, Kelurahan Jeppe’e, Kecamatan Tanete Riattang Barat. Ia turut memastikan proses pembersihan berjalan optimal di kawasan yang selama ini menjadi pusat aktivitas pedagang kecil dan pelaku UMKM.

Di sepanjang penyusuran sungai, Andi Asman Sulaiman menggunakan pengeras suara untuk mengedukasi masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke sungai. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi menciptakan Bone yang sehat dan nyaman.

“Jangan buang sampah ta di area sungai ini. Ini demi kita bersama semua,” seru Bupati kepada warga dan peserta kerja bakti.

Ia menegaskan, Kabupaten Bone telah berhasil masuk dalam jajaran 10 besar kota terbersih di Indonesia. Prestasi tersebut, kata dia, harus menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan.

“Bone sudah menjadi 10 besar kota terbersih di Indonesia. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya,” ujarnya.


Bupati juga mengingatkan bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti banjir akibat saluran air tersumbat hingga munculnya berbagai penyakit yang mengancam kesehatan masyarakat.

Selama ini, kawasan bantaran sungai di ruas Jalan Mangga hingga Jalan Sulawesi dikenal sebagai lokasi aktivitas pedagang kecil dan pelaku UMKM. Namun, tingginya aktivitas ekonomi di kawasan tersebut kerap diiringi penumpukan sampah yang menyebabkan lingkungan tampak kumuh dan kurang nyaman.

Melalui kerja bakti massal ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya sehari-hari. Dengan semangat gotong royong, kawasan sungai di pusat Kota Watampone diharapkan tetap bersih, sehat, dan menjadi ruang publik yang nyaman bagi seluruh warga. (*)

Komentar

Berita Terkini