-->

Bupati Bone Berbagi Kisah Inspiratif di Polbangtan Yogyakarta Magelang, Ajak Mahasiswa Jadi Penggerak Swasembada Pangan Nasional


MAGELANG,KLIKWARTA.ID — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., membagikan kisah perjalanan hidup sekaligus memberikan motivasi kepada ratusan mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta Magelang dalam kuliah umum bertema Motivasi dan Pengembangan Diri dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional, Sabtu (18/7/2026).


Di hadapan para mahasiswa, Andi Asman menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional. 

Menurutnya, sektor pertanian bukan lagi dipandang sebagai pekerjaan konvensional, melainkan sebagai bidang yang menjanjikan dengan peluang besar melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi.

Kuliah umum dibuka oleh Direktur Polbangtan Yogyakarta Magelang, Raden Hermawan, S.P., M.P., yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Bone. Ia menilai Andi Asman merupakan sosok pemimpin daerah yang memiliki pengalaman panjang dan rekam jejak membanggakan dalam membangun sektor pertanian.

Dalam pemaparannya, Bupati Bone mengisahkan perjalanan hidupnya yang berasal dari keluarga sederhana di kaki Gunung Bakunge, Sulawesi Selatan. Ia menuturkan, nilai-nilai disiplin, kerja keras, dan kejujuran yang ditanamkan kedua orang tuanya menjadi bekal utama dalam meraih berbagai pencapaian.

“Saya lahir dari keluarga sederhana. Berkat didikan orang tua yang selalu mengajarkan disiplin, kerja keras, dan kejujuran, kami mampu meraih berbagai pencapaian. Bahkan saudara-saudara saya ada yang dipercaya menjadi menteri dan gubernur,” paparnya.

Ia juga menceritakan kiprahnya saat menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian. Dedikasi dalam memajukan sektor pertanian mengantarkannya meraih berbagai penghargaan tingkat nasional dari Presiden Republik Indonesia. Semangat tersebut, kata dia, terus dibawa hingga kini sebagai Bupati Bone.

Menurut Andi Asman, komitmen terhadap pembangunan pertanian telah mengantarkan Kabupaten Bone menjadi salah satu lumbung pangan nasional. Produksi beras Bone mencapai 524.589 ton, menjadikan daerah tersebut sebagai penghasil beras terbesar kelima di Indonesia.


Ia pun mengajak para mahasiswa agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja setelah menyelesaikan pendidikan, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja melalui kewirausahaan di bidang pertanian.

“Pertanian adalah sektor strategis yang mampu menciptakan kemandirian ekonomi. Mahasiswa harus berani berinovasi dan memiliki jiwa wirausaha agar mampu menjadi bagian dari solusi ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Andi Asman turut memaparkan inovasi P2S yang dikembangkan di Desa Lampoko dan berhasil mengantarkannya meraih penghargaan dari Presiden RI. Kabupaten Bone juga pernah menerima penghargaan sebagai daerah penghasil beras terbesar kelima secara nasional pada 2022, serta kembali memperoleh penghargaan dari Presiden RI pada Januari 2026 atas keberhasilan mendukung program swasembada pangan.

Keberhasilan pembangunan sektor pertanian tersebut, lanjutnya, tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pada Semester I Tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone meningkat signifikan dari 5,4 persen menjadi 7,84 persen.

Kuliah umum berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa. Berbagai pertanyaan mengenai kepemimpinan, inovasi pertanian, hingga strategi membangun usaha di sektor agribisnis mewarnai sesi diskusi.

Melalui kesempatan tersebut, Bupati Bone berharap mahasiswa Polbangtan menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, semangat inovasi, dan keberanian menjadi pelopor pembangunan pertanian modern demi memperkuat swasembada pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)

Komentar

Berita Terkini