MAROS,KLIKWARTA.ID — Balai Pelatihan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (BPMKP) Maros melalui Instalasi Tambak Silvofishery Marana memfasilitasi kegiatan pembibitan dan penanaman mangrove yang melibatkan mahasiswa, peserta magang, dan taruna bidang kelautan dan perikanan, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini diikuti 17 peserta yang terdiri atas mahasiswa Himpunan Mahasiswa Perikanan (HIMARIN) Universitas Bosowa Makassar, Tim Marana, peserta Magang HUB, serta taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta melakukan pembibitan sebanyak 400 bibit mangrove dan penanaman 100 pohon mangrove. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung pelestarian ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam menjaga lingkungan.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, peserta magang, taruna, dan pengelola instalasi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai pentingnya mangrove bagi keberlanjutan kawasan pesisir.
Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan garis pantai, mengurangi risiko abrasi, serta menyediakan habitat bagi berbagai biota pesisir. Karena itu, upaya pembibitan dan penanaman mangrove menjadi salah satu langkah untuk mendukung kelestarian lingkungan pesisir.
BPMKP Maros melalui Instalasi Tambak Silvofishery Marana terus membuka ruang kolaborasi dalam kegiatan yang mendukung pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.
Keterlibatan generasi muda diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan, sehingga upaya menjaga ekosistem pesisir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.
Bersama menjaga mangrove, bersama merawat pesisir demi masa depan yang berkelanjutan. (*)
#2026KKPGrowStronger #SaktiWahyuTrenggono #KKPGOID #InstalasiTambakSilvofisheryMarana #RuangKolaborasi



