BONE,KLIKWARTA.ID — Lapangan Merdeka Watampone berubah menjadi lautan tamu penting pada malam puncak Gau Maraja Kabupaten Bone 2026, Sabtu (26/9/2026) malam.
Tokoh nasional, kepala daerah lintas provinsi, anggota legislatif, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, perantau hingga komunitas budaya membanjiri pusat Kota Watampone. Mereka datang menyaksikan langsung kemeriahan festival budaya bertema “Simponi Pangan dan Budaya” tersebut.
Tak hanya dari Sulawesi Selatan, sejumlah kepala daerah dari Kalimantan Selatan turut hadir. Kehadiran para tamu dari berbagai wilayah itu membuat Gau Maraja 2026 menjadi ruang pertemuan lintas daerah yang mengangkat sejarah, tradisi, pangan lokal, dan identitas budaya Bone.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maryam Andi Asman. Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., juga hadir bersama Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maya Damayanti Andi Akmal.
Dari Kementerian Kebudayaan RI, hadir Direktur Warisan Budaya Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Dr. Agus Widyatmoko, Plt. Sekretaris Inspektorat Jenderal Dr. H. Harsono, Kepala Pusat Data dan Informasi Andi Syamsul Rijal, S.S., M.Hum., serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan Sinatriyo Danuhadiningrat.
Mantan Bupati Bone dua periode Dr. H. A. Fahsar M Padjalangi, M.Si., turut hadir mewakili Menteri Pertanian RI bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Sarana Budidaya Pertanian (BRMP), Prof. Dr. Ir. Muh. Syakir, M.Si.
Kepala Daerah Lintas Wilayah Berkumpul di Bone
Deretan kepala daerah dari berbagai wilayah Sulawesi Selatan turut memperkuat kemeriahan malam puncak Gau Maraja.
Hadir Bupati Soppeng, Bupati Maros, Bupati Luwu Utara, Wakil Wali Kota Parepare, Wakil Bupati Pangkep, serta perwakilan pemerintah daerah Luwu Timur, Enrekang, Sidrap, Sinjai, Wajo, dan Bantaeng.
Dari luar Sulawesi Selatan, Bupati Kotabaru Muh Rusli dan Bupati Tanah Bumbu H. Andi Rudi Latif juga hadir di tengah perhelatan budaya tersebut.
Sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, yakni A. Iwan Wirasasti, H. Muhammad, dan H. Syahrir, turut hadir.
Hadir pula anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Andi Asdar Wijaya, Andi Rustianto, dan Andi Herianto, serta anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara H. Andi Syafruddin Galigo, S.H., M.PW.
Unsur Forkopimda Kabupaten Bone bersama jajaran TNI, Polri, kejaksaan, pengadilan, dan instansi vertikal lainnya juga memadati malam puncak Gau Maraja.
Bupati Bone: Persaudaraan Tak Terbatas Wilayah
Di tengah berkumpulnya tokoh dan masyarakat dari berbagai daerah, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan, perantau, wija Arumpone, serta komunitas budaya dari kabupaten tetangga.
Menurutnya, kehadiran mereka menjadi bukti bahwa hubungan persaudaraan masyarakat Bone telah melampaui batas wilayah.
“Kehadiran para tamu undangan, perantau dan wija Arumpone dan komunitas budaya dari kabupaten tetangga telah membuktikan bahwa semangat persaudaraan kita melampaui batas-batas geografis,” kata Bupati Bone.
Bupati berharap Gau Maraja menjadi ruang pertemuan masyarakat lintas daerah sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan dan kebersamaan dalam menjaga warisan budaya.
Mengusung tema “Simponi Pangan dan Budaya”, Gau Maraja Bone 2026 tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni. Festival ini juga menjadi ruang memperkenalkan kekayaan pangan lokal, sejarah, dan tradisi masyarakat Bone kepada khalayak luas.
Pemerintah, pelaku seni, budayawan, komunitas, dan masyarakat pun dipertemukan dalam satu panggung kebudayaan untuk menjaga warisan sekaligus memperkuat identitas Bone. (*)









