MAKASSAR, KLIKWARTA.ID — Membawa nama Kabupaten Bone, siswa-siswi SMP Islam Athirah Bone sukses menaklukkan panggung kompetisi sains tingkat Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar). Mereka keluar sebagai Juara Umum Biology Open Day (BODY) 2026 yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar (UNM), sekaligus membawa pulang Piala Bergilir.Prestasi itu diraih setelah kontingen Athirah Bone mengoleksi sejumlah gelar juara dalam kompetisi yang berlangsung selama empat hari, 12–15 Oktober 2026, di Science Convention Hall FMIPA UNM. Puncak penghargaan digelar Kamis (15/10/2026).
Bukan sekadar pulang membawa satu trofi, siswa Athirah Bone menunjukkan kekuatan di beberapa kategori sekaligus. Pada Lomba Video Edukasi, mereka bahkan mengamankan tiga penghargaan melalui tim yang berbeda.
Tim Aliyah Ramadhani Abdullah, Najwa Alfirah, Alma Mahira Sari, dan M. Ravhief Raditya Kahar sukses merebut Juara 1. Sementara tim Amilia Sahira Laily, Rifqah Nurraidillah, Annida Dzaqirah, dan Khairin meraih Juara 2.
Prestasi tersebut semakin lengkap setelah tim Adifa Tabina Putri, Isla Amaliyah, dan Raisa dinobatkan sebagai Juara Favorit.
Tak berhenti pada kreativitas membuat video edukasi, kemampuan akademik siswa Athirah Bone juga teruji dalam Olimpiade Biologi. Muhammad Alif Amran Al Kauzar berhasil meraih Juara 3 tingkat SMP.
Rangkaian prestasi itu menjadi modal penting bagi kontingen Athirah Bone dalam meraih gelar juara umum sekaligus membawa pulang Piala Bergilir BODY 2026.
Piala tersebut diserahkan kepada Jihadi, pendamping tim sekaligus Pembimbing Olimpiade Biologi dari Tim Olimpiade Sekolah Islam Athirah (TOSA).
Kepala SMP Islam Athirah Bone, Nuraeni, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian anak didiknya. Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan ekstrakurikuler dan literasi sains di sekolah berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian luar biasa siswa-siswi SMP pada ajang Biology Open Day FMIPA UNM tingkat Sulselbar. Meraih Juara Umum dan Piala Bergilir adalah bukti bahwa pembinaan ekstrakurikuler dan literasi sains di sekolah kami berjalan dengan baik,” ucapnya.
Nuraeni juga mengapresiasi kekompakan, kreativitas, serta keberanian para siswa dalam bersaing dengan sekolah-sekolah lain di wilayah Sulselbar.
“Kami bangga karena mereka kompak, kreatif, dan tidak takut bersaing dengan sekolah-sekolah terbaik se-Sulselbar. Terima kasih untuk seluruh ananda, pembina, dan pendamping lombanya,” lanjutnya lagi.
BODY 2026 mengangkat tema “Biodiversitas di Tengah Deforestasi: Mewujudkan Generasi yang Adaptif, Kompetitif, dan Visioner”. Kegiatan yang diinisiasi HMJ Biologi FMIPA UNM periode 2025–2026 ini melibatkan 404 peserta dari tingkat SD, SMP, SMA/sederajat hingga perguruan tinggi.
Pelaksanaan kompetisi didukung 57 panitia dan 72 Liaison Officer (LO). Selain Olimpiade Biologi dan Video Edukatif, kegiatan tersebut juga mempertandingkan Lomba Esai Mahasiswa, Manajemen dan Teknik Laboratorium, serta Lomba Akustik.
Melalui berbagai kategori tersebut, BODY 2026 menjadi ajang pengembangan kemampuan akademik dan kreativitas generasi muda, sekaligus mendorong kepedulian terhadap lingkungan dan keanekaragaman hayati.
Bagi SMP Islam Athirah Bone, keberhasilan membawa pulang gelar juara umum dan Piala Bergilir menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah dan daerah asalnya, Kabupaten Bone. (*)