-->

Api Mengarah ke Permukiman, 10 Armada Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Lahan Kampus UNM Bone

BONE,KLIKWARTA – Kebakaran lahan di kawasan Universitas Negeri Makassar (UNM) Kampus VI Watampone, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, memicu kepanikan karena api sempat merambat ke arah permukiman warga, Rabu (21/10/2026).


Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bone langsung bergerak cepat dengan mengerahkan 10 armada untuk menjinakkan kobaran api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke kawasan padat penduduk.

Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Bone, Dra. Hj. A. Yuliati, M.H., turun langsung memantau proses pemadaman di lokasi.

Ia didampingi Kabid Pencegahan Ir. Akbar, S.T., M.T., Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Baharuddin, S.E., M.M., Kabid Sarana dan Prasarana Pamiluddin, S.E., M.Si., serta Kepala UPT Tanete Riattang A. Safaruddin.

Berdasarkan laporan petugas, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah oleh seseorang di lahan pekarangan belakang kampus.

Api kemudian tidak terkendali dan merambat ke area lahan lainnya hingga mengarah ke permukiman warga.

Lahan yang terbakar diketahui merupakan milik Universitas Negeri Makassar.


Begitu menerima laporan, personel Peleton 3 UPT Damkarmat Wilayah Tanete Riattang (Mako) langsung menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam.

Penanganan kemudian diperkuat armada dari sejumlah posko dan instansi terkait untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api semakin meluas.

Selain armada Damkarmat Bone, pemadaman melibatkan mobil pemadam dari Posko Kecamatan Ulaweng dan Sibulue.

Dukungan juga datang dari mobil pemadam Kodim 1407/Bone, mobil tangki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone, serta armada penyuplai air dari Satgas BPBD Bone dan Satgas Bencana Satpol PP Bone.

Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan warga setempat turut membantu petugas dalam upaya memadamkan api.

Kerja sama lintas instansi tersebut akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api. Petugas meninggalkan lokasi setelah memastikan api benar-benar padam dan kondisi di sekitar lokasi dinyatakan aman.


Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Sementara nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Kepala Damkarmat Bone, A. Yuliati, mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan.

Menurutnya, aktivitas pembakaran yang tidak diawasi dapat dengan cepat memicu kebakaran, terlebih apabila berada di kawasan padat penduduk.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan api serta memastikan api benar-benar padam setelah melakukan pembakaran.

“Jangan melakukan pembakaran sembarangan. Pastikan api benar-benar padam agar tidak merembet dan membahayakan masyarakat maupun bangunan di sekitarnya,” imbaunya.

Peristiwa kebakaran di kawasan Kampus UNM Bone tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah permukiman yang padat.

Masyarakat juga diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api yang berpotensi membesar. (*)

Komentar

Berita Terkini