-->

Yonarmed 21/Kawali Panen 2,5 Ton Jagung, 5 Hektare Lahan Dimanfaatkan untuk Ketahanan Pangan


-- Panen Perdana 2,5 Ton Jagung! Yonarmed 21/Kawali Garap 5 Hektare Lahan di Bone

BONE,KLIKWARTA.ID — Sebanyak 2,5 ton jagung berhasil dipanen dari lahan seluas 1 hektare di kawasan Batalyon Armed 21/Kawali, Selasa (22/9/2026).

Hasil panen perdana itu menjadi gambaran awal pemanfaatan lahan sekitar 5 hektare milik kawasan Armed Kawali untuk budidaya jagung. 

Lahan tersebut digarap sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan lahan yang tersedia.

Panen berlangsung di kawasan Armed Kawali, Jalan Poros Leppangeng, Desa Bulu Allaporeng, Kecamatan Bengo. Sebanyak 15 prajurit Yonarmed 21/Kawali dan 15 warga terlibat dalam kegiatan tersebut.

Jika produktivitas panen perdana menjadi gambaran, lahan yang dikelola secara keseluruhan memiliki ruang pengembangan yang cukup besar. Namun, hasil pada lahan lainnya tetap bergantung pada kondisi tanaman dan waktu panen.

Danyon Armed 21/Kawali Letkol Arm Rianto Hartomo mengatakan pemanfaatan lahan pertanian tersebut merupakan bentuk komitmen satuannya dalam mendukung ketahanan pangan.

“Panen jagung ini merupakan wujud nyata komitmen satuan dalam mendukung ketahanan pangan. Kami berharap kegiatan ini terus dikembangkan agar lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat bagi prajurit maupun satuan,” katanya.

Menurut Rianto, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pengelolaan lahan. Kolaborasi prajurit dan warga diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Ia berharap pengelolaan lahan sekitar 5 hektare tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga hasil pertanian semakin optimal.

Panen dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi tanaman. Panen perdana 2,5 ton dari 1 hektare menjadi langkah awal Yonarmed 21/Kawali dalam mengembangkan pemanfaatan lahan pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Bone.

Dari satu hektare yang sudah dipanen, kini ada sekitar 5 hektare lahan yang terus didorong agar produktif. (*)

Komentar

Berita Terkini