BONE,KLIKWARTA.ID — Sekitar 4.500 pemain dari berbagai daerah memadati Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, untuk ambil bagian dalam Pesta Rakyat dan Turnamen Domino 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Turnamen yang mempertemukan 2.048 pasangan tersebut memperebutkan total hadiah Rp425 juta. Peserta datang dari sejumlah daerah, di antaranya Sulawesi Selatan, Gorontalo, Jakarta Selatan, Papua, Kalimantan, Sulawesi Tenggara, dan daerah lainnya.
Kegiatan yang digelar jajaran Kodim 1407/Bone bersama Pengurus Daerah Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) tersebut mengusung semboyan “Menang Bergembira, Kalah Tetap Bersaudara” dan slogan “TNI Adalah Kita, Rakyat Adalah Kekuatan Kita”.
Selain turnamen domino, pesta rakyat tersebut diramaikan pameran UMKM lokal, Gerakan Pangan Murah, panggung hiburan rakyat, pembagian door prize, serta lomba mewarnai untuk anak tingkat TK hingga SD kelas 1–2.
Kegiatan dibuka langsung Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. Turut hadir Danrem 141/Tp Kolonel Inf Robinson Tallupadang, S.I.P., M.H., Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong, Wakil Ketua DPRD Bone Muh. Asrullah, serta unsur Forkopimda lainnya.
Bupati Bone Dorong Domino Jadi Olahraga Rakyat
Bupati Bone Andi Asman mengapresiasi turnamen tersebut sebagai bagian dari olahraga kerakyatan sekaligus ruang mempererat silaturahmi masyarakat.
“Ini pesta rakyat untuk olahraga kerakyatan. Saya sangat mengapresiasi dan sangat berterima kasih kepada seluruh jajaran TNI, utamanya Bapak Danrem, telah melahirkan untuk rekreasi olahraga sekaligus bisa bersilaturahim dan bisa bertukar pikiran,” ucap Andi Asman.
Menurutnya, domino bukan sekadar permainan rekreasi. Olahraga tersebut juga dapat menjadi sarana melatih kesabaran, keikhlasan, dan kejujuran.
Andi Asman bahkan mendorong agar ke depan pertandingan domino dapat dilakukan tanpa menggunakan penutup atau sekat antarpemain.
“Kita ingin melihat kejujuran. Ini untuk melatih kejujuran di sini, apakah kita bertanding dan bisa bermain tanpa menggunakan gorden. Kita lihat pasti kita bisa memberikan yang terbaik untuk melatih kesabaran, melatih keikhlasan, dan melatih kejujuran,” jelasnya.
Ia menilai domino telah menjadi olahraga rakyat yang membumi hingga ke pelosok desa di Bone. Karena itu, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan.
“Olahraga ini merupakan olahraga rakyat yang sudah membumi di seluruh masyarakat sampai ke pelosok desa. Makanya saya mengapresiasi pertandingan domino ini,” ungkapnya.
Andi Asman bahkan berharap turnamen tahun berikutnya dapat menarik lebih banyak peserta dengan hadiah yang lebih besar.
“Kalau perlu tahun depan 5.000 kepala yang datang dan hadiahnya jangan kurang dari Rp1 miliar,” ujarnya.
Ribuan Peserta Ikut Gerakkan Ekonomi Bone
Selain menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, kehadiran ribuan peserta dari luar daerah juga dinilai memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat Bone.
“Semakin banyak orang hadir, semakin terkesan baik karena di sini kita bisa menyegarkan pikiran, bertukar rezeki, saling ketemu, bersilaturahim, dan saling support,” kata Andi Asman.
Menurutnya, aktivitas ekonomi terlihat dari ramainya pelaku UMKM dan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
“Terima kasih Bapak Danrem sudah mendatangkan beberapa sahabat kita, rombongan kita, kerabat kita untuk hadir di Bone berbagi dan bersedekah. Saya lihat dari kemarin semua jajaran hampir diborong atau memborong. Dampaknya, di Bone ini ekonominya bergerak,” ungkapnya.
Bupati Bone juga mengimbau masyarakat menyambut para peserta dan rombongan yang datang mengikuti rangkaian kegiatan HUT ke-81 TNI.
Ia berharap domino dapat berkembang sebagai olahraga yang membawa semangat kedamaian dan persaudaraan.
“Harapan ke depannya semoga domino ini menjadi budaya olahraga damai di Bone,” harapnya.
Danrem: Domino Dekat dengan Rakyat
Danrem 141/Tp Kolonel Inf Robinson Tallupadang mengatakan, pemilihan domino sebagai salah satu kegiatan HUT TNI memiliki alasan kuat. Domino dinilai sebagai olahraga yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Mengapa dalam rangka HUT TNI ini ada lomba domino? Karena lomba domino ini adalah olahraga rakyat. Karena TNI itu berasal dari rakyat dan untuk rakyat,” ujar Robinson.
Ia menegaskan, kedekatan TNI dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas.
“TNI bersama rakyat, TNI akan kuat. Ibu kandung TNI itu adalah rakyat,” tegasnya.
Robinson juga mengingatkan nilai-nilai dalam Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI, termasuk prinsip untuk tidak merugikan maupun menakuti rakyat serta senantiasa menjadi contoh dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di sekelilingnya.
Menurutnya, berbagai program TNI membutuhkan dukungan masyarakat agar dapat berjalan dengan baik.
“TNI selalu hadir bersama rakyat, tentunya juga didukung oleh Forkopimda,” ujarnya.
Digelar Serentak di Wilayah Korem 141/Toddopuli
Robinson menjelaskan, lomba domino dalam rangka HUT ke-81 TNI dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah.
Untuk wilayah Korem 141/Toddopuli, kegiatan serupa digelar di seluruh kabupaten.
“Untuk pelaksanaan lomba domino ini akan dilaksanakan sebenarnya besok tanggal 27 serentak seluruh Indonesia. Jadi kalau di Sulawesi Selatan ini yang wilayah Korem 141/Toddopuli, semuanya melaksanakan lomba domino dalam rangka Hari Ulang Tahun TNI yang ke-81 yang jatuh pada 5 Oktober 2026,” jelasnya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan lancar dengan dukungan masyarakat serta pemerintah daerah.
“Semoga saya juga mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, Bapak Bupati, sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar,” harapnya.
Pesta Rakyat dan Turnamen Domino 2026 di Bone pun menjadi ruang perjumpaan ribuan masyarakat dari berbagai daerah. Selain memperkuat silaturahmi TNI dan rakyat, kegiatan tersebut turut menghadirkan aktivitas ekonomi bagi pelaku UMKM dan masyarakat Kabupaten Bone. (*)









