BONE,KLIKWARTA.ID —- Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M senantiasa komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai langkah strategis.
Kali ini, Ia secara langsung menemui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, untuk memperjuangkan penambahan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) serta pembangunan rumah susun bagi masyarakat Kabupaten Bone.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bone didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Bone, Andi Iqbal Walinono, di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Pertemuan itu membahas sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Program 3 Juta Rumah serta program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Hal itu menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Bone guna mendukung percepatan pengentasan kemiskinan melalui penyediaan hunian yang layak.
Di hadapan Menteri PKP, Bupati Bone didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Bone, memaparkan kondisi riil kebutuhan perumahan di Kabupaten Bone.
Data yang disampaikan menunjukkan masih terdapat 57.884 unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang membutuhkan penanganan, sementara backlog kepemilikan rumah atau jumlah masyarakat yang belum memiliki rumah mencapai 34.524 kepala keluarga.
Berdasarkan kondisi tersebut, Bupati Andi Asman Sulaiman berharap Pemerintah Pusat dapat meningkatkan alokasi program rehabilitasi rumah tidak layak huni sekaligus memberikan dukungan pembangunan rumah susun bagi masyarakat yang belum memiliki tempat tinggal.
“Pemenuhan kebutuhan rumah layak huni merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, kami berharap Kabupaten Bone mendapat perhatian lebih melalui penambahan kuota rehabilitasi RTLH dan pembangunan rumah susun,” harapnya.
Mantan Camat Barebbo menyambut baik upaya pemerintah pusat dalam memperluas akses masyarakat terhadap perumahan yang layak. Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen mendukung berbagai program perumahan yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi warga berpenghasilan rendah.
“Pemerintah Kabupaten Bone menyambut baik dan siap mendukung penuh program pemerintah pusat, program bedah rumah yang menjadi prioritas pemerintah pusat,” ucap Bupati Bone.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Bone telah melakukan berbagai langkah percepatan administrasi untuk mendukung pelaksanaan program nasional tersebut.
Sebanyak 6.202 data RTLH sesuai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 hingga 4 telah diinput melalui aplikasi Sibaru. Dari jumlah tersebut, 1.159 unit telah selesai diverifikasi, sementara 629 unit lainnya masih dalam proses verifikasi.
Bupati Bone juga mengusulkan penambahan program bedah rumah di Kabupaten Bone, sekitar 6.000 unit RTLH agar dapat direalisasikan pada tahun 2026 dan menjangkau masyarakat di seluruh 27 kecamatan di Kabupaten Bone.
Usulan tersebut mendapat respons positif dari Menteri PKP, Maruarar Sirait, yang memberikan apresiasi atas keseriusan dan kerja keras Bupati Bone dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional di sektor perumahan.
Menurut Menteri PKP, langkah aktif Pemerintah Kabupaten Bone menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program penyediaan tiga juta rumah sebagai bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan.
Maruarar Sirait menegaskan bahwa kolaborasi dengan kepala daerah merupakan langkah strategis untuk mengawal keberhasilan Program 3 Juta Rumah dan program bedah rumah di berbagai daerah.
Menurutnya, program tersebut bertujuan memastikan masyarakat memperoleh hunian yang layak dan terjangkau, sekaligus menjamin penyaluran subsidi perumahan tepat sasaran.
Fokus utamanya adalah memastikan hunian layak, subsidi tepat sasaran, dan percepatan penyediaan rumah bagi rakyat.
Dalam audiensi tersebut, Menteri PKP memastikan bahwa seluruh usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Bone akan segera diverifikasi sebagai tahapan awal sebelum direalisasikan pada tahun 2026.
Komitmen Bupati Bone memperjuangkan ribuan rumah layak huni menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Melalui sinergi yang kuat dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, kami berharap semakin banyak masyarakat Bone yang dapat merasakan manfaat program perumahan, baik melalui pembangunan rumah baru maupun bantuan perbaikan rumah tidak layak huni.
Pertemuan tersebut, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin kuat antara Pemerintah Kabupaten Bone dan Kementerian PKP dalam mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya target nasional di sektor perumahan.
Dengan dukungan pemerintah pusat, program rehabilitasi rumah tidak layak huni dan pembangunan rumah susun diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga, mengurangi angka kemiskinan, serta menghadirkan hunian yang aman, sehat, dan layak bagi masyarakat Kabupaten Bone. (*)


