BONE,KLIKWARTA.ID – Sinergi antara dunia akademik dan Pemerintah Kabupaten Bone kembali diperkuat menjelang pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone Tahun 2026. Melalui audiensi bersama Bupati Bone, Ketua Badan Pelaksana KKN IAIN Bone, Dr. Zakaria, S.Pd., M.Si., menegaskan komitmen kampus untuk menyelaraskan program kerja mahasiswa KKN dengan agenda prioritas pembangunan daerah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.
Audiensi yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Bone tersebut diterima langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M.
Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan KKN tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas rencana pelepasan sebanyak 1.043 mahasiswa peserta KKN IAIN Bone yang akan diterjunkan ke 10 kecamatan di Kabupaten Bone, yakni Awangpone, Cenrana, Salomekko, Kajuara, Patimpeng, Kahu, Libureng, Bontocani, Lamuru, dan Tellu Limpoe.
Ribuan mahasiswa tersebut akan melaksanakan berbagai program pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan kolaborasi bersama pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Ketua Badan Pelaksana KKN IAIN Bone, Dr. Zakaria, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini dirancang agar selaras dengan arah pembangunan Pemerintah Kabupaten Bone. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta pengabdian, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mendorong perubahan sosial di tengah masyarakat.
“Program-program mahasiswa akan diarahkan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat sehingga mampu memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan sesuai kebutuhan di setiap desa,” jelasnya.
Melalui sinkronisasi program kerja tersebut, mahasiswa akan didorong berkontribusi dalam berbagai sektor, mulai dari pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan desa, hingga edukasi di bidang keagamaan, kesehatan, lingkungan, dan literasi.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyambut baik komitmen IAIN Bone dalam membangun kolaborasi bersama pemerintah daerah. Ia berharap kehadiran mahasiswa KKN mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Bupati, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan salah satu kekuatan penting dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, program KKN diharapkan mampu menghasilkan inovasi dan pemberdayaan yang berdampak langsung bagi warga.
Sesuai rencana, Bupati Bone akan memimpin langsung pelepasan 1.043 mahasiswa KKN IAIN Bone pada 4 Agustus 2026 di Kampus IAIN Bone sebelum diberangkatkan ke lokasi penugasan di masing-masing kecamatan.
Kehadiran Bupati dalam pelepasan tersebut menjadi simbol kuatnya kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Bone dan IAIN Bone dalam membangun daerah melalui kontribusi generasi muda. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan pelaksanaan KKN yang tidak hanya memenuhi tuntutan akademik, tetapi juga menjadi gerakan bersama dalam mempercepat pengentasan kemiskinan, meningkatkan kemandirian masyarakat, serta memperkuat pembangunan desa menuju Bone yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya. (*)
