-->

Retret Pejabat Bone Resmi Dimulai, Bupati AAS Beri Arahan Strategis

BONE,KLIKWARTA.ID— Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., didampingi oleh berbagai pejabat tinggi, memimpin upacara Pembukaan Retret yang diselenggarakan khusus bagi para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, serta Kepala Bagian di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bone, Jumat, (24/04/2026)


Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi strategis Batalyon Armed 21 Kawali, Kecamatan Bengo dimulai pada Jumat 24 April hingga 26 April 2026.


Pada pembukaan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting lainnya, termasuk Wakil Bupati Bone, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Asisten Data dan Informasi (Asdatun) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Seksi Operasi Korem 141/Toddopuli, Komandan Detasemen Polisi Militer, Komandan Batalyon Armed Kawali, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten, serta seluruh peserta retret yang berdedikasi


Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam pembukaan retret yang dirancang bukan hanya sebagai agenda formal, melainkan ruang pembinaan karakter dan penguatan integritas aparatur. Bahwasanya kegiatan ini menjadi perhatian serius bagi kepemimpinan daerah.


Dalam amanatnya, Bupati Bone menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukanlah alasan untuk berhenti bergerak. Justru dari keterbatasan itulah lahir kreativitas dan komitmen untuk tetap menjalankan arahan Presiden dan Wakil Presiden. 

Pesan itu disampaikan dengan nada tegas namun sarat makna: bahwa pelayanan publik tidak boleh terhambat oleh kondisi, melainkan harus ditopang oleh semangat pengabdian.

Retret ini, menurutnya, adalah momentum strategis untuk merajut kembali kebersamaan dan kekompakan di antara jajaran pemerintah daerah. Ia mengingatkan bahwa birokrasi yang kuat tidak dibangun oleh individu-individu yang berjalan sendiri, tetapi oleh tim yang solid, disiplin, dan memiliki visi pelayanan yang sama.

Lebih lanjut, BupatiAAS menekankan pentingnya bekerja secara cerdas dan tulus. Baginya, kecerdasan dalam bekerja bukan hanya soal inovasi, tetapi juga kemampuan membaca kebutuhan masyarakat dan meresponsnya dengan cepat dan tepat. Sementara ketulusan menjadi fondasi moral yang memastikan setiap kebijakan dan tindakan tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

“Retret ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah ruang refleksi tempat setiap peserta meneguhkan kembali niat dan semangat dalam mengabdi. Dalam suasana yang lebih hening dari rutinitas kantor, para peserta diajak menengok ke dalam diri: sejauh mana tanggung jawab telah dijalankan, dan bagaimana memperbaikinya ke depan,” tegasnya.

Harapan besar pun disematkan pada kegiatan ini. Bupati Bone ingin retret ini mampu menanamkan disiplin yang lebih kuat dalam bekerja dan melayani masyarakat. 

Ia berharap seluruh peserta pulang dengan semangat baru lebih tertib, lebih sigap, dan lebih bertanggung jawab.

Menurutnya, retret ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk membentuk karakter, memperkuat kedisiplinan, serta meningkatkan loyalitas ASN sebagai pelayan masyarakat.

“Retret ini adalah ajang pembinaan mental dan karakter. Saya ingin seluruh peserta benar-benar mengikuti kegiatan ini dengan serius, karena di sinilah kita ditempa menjadi ASN yang tangguh, disiplin, dan berintegritas,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir (mindset) ASN agar lebih adaptif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dikatakan Bupati Bone, Andi Asman ASN harus mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Selain itu, ia mengingatkan agar seluruh peserta menjaga kekompakan dan kebersamaan selama mengikuti retret.

Tidak kalah penting, ia mengingatkan bahwa setiap tugas yang diemban bukan sekadar tanggung jawab administratif, tetapi juga amanah kepada Sang Pencipta. 

Perspektif ini menjadi pengingat bahwa integritas tidak hanya diukur oleh atasan atau masyarakat, tetapi juga oleh nilai-nilai spiritual yang dipegang setiap individu.

Di akhir amanatnya, pesan tentang menghapus ego sektoral menjadi penekanan kuat. Ia menginginkan lahirnya budaya kerja yang kolaboratif, di mana sekat-sekat antar instansi tidak lagi menjadi penghambat, melainkan digantikan oleh semangat kebersamaan untuk mencapai tujuan bersama.

Sementara itu, Wakil Bupati Bone, H Andi Akmal Pasluddin menambahkan, melalui retret ini, nilai-nilai kebersamaan tersebut diharapkan dapat terbawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di masing-masing instansi.

“Bangun solidaritas, hilangkan ego sektoral. Kita adalah satu tim yang bekerja untuk masyarakat Bone,” tambahnya.

Kepala Kesbangpol Bone, Andi Gunadil Ukra menyebutkan, kegiatan retret ini diikuti 79 peserta terdiri dari kepala OPD, sekretaris, kepala bagian dan camat.

“Kegiatan ini digelar empat hari. Sebentar sore itu kegiatan berlanjut di Kawasan Hutan Pinus Bulu Tanah. Nanti ada materi juga disitu dan dilanjutkan besoknya kegiatan outbond,” sebutnya.

Selama beberapa hari ke depan, peserta akan mengikuti berbagai agenda yang mencakup pembinaan fisik, mental, serta penguatan nilai-nilai kepemimpinan dan kebangsaan.

Dengan adanya retret ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap dapat menciptakan ASN yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas dan semangat pengabdian tinggi demi kemajuan daerah.

Upacara pun berakhir, namun semangat yang ditanamkan di lapangan itu diharapkan terus hidup dalam setiap langkah pelayanan. Dari Batalyon Armed 21/Kawali, sebuah pesan sederhana namun kuat bergema: bahwa pengabdian sejati dimulai dari disiplin, kebersamaan, dan ketulusan. (*/rls)

Komentar

Berita Terkini