Lilo yang juga menjabat Ketua Komisi IV DPRD Bone itu menilai, framing media yang tidak proporsional berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap sistem demokrasi. Ia dikenal sebagai legislator yang aktif mengawal berbagai isu publik, mulai dari sektor pendidikan hingga kesehatan.
Menurutnya, kritik terhadap partai politik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, kritik tersebut harus disampaikan secara objektif, proporsional, dan berbasis fakta.
“Demokrasi membutuhkan kritik, tetapi bukan manipulasi atau pembentukan opini yang menyesatkan,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Ia juga menyoroti adanya kecenderungan pemberitaan yang menyederhanakan dinamika politik seolah hanya sebatas transaksi kekuasaan.
Narasi semacam itu dinilai tidak hanya merugikan partai politik, tetapi juga mengaburkan makna demokrasi yang sesungguhnya.
Karena itu, Lilo menekankan pentingnya penerapan prinsip cover both sides serta akurasi dalam setiap produk jurnalistik agar informasi yang disampaikan tetap berimbang.
Lebih lanjut, Partai NasDem mendorong media terkait untuk memberikan klarifikasi secara terbuka dan melakukan evaluasi terhadap pemberitaan yang dinilai melampaui batas etika jurnalistik.
Sebagai tindak lanjut, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem se-Sulawesi Selatan bersama seluruh struktur partai di daerah akan melakukan konsolidasi gerakan politik dan moral. Langkah ini disebut sebagai upaya melawan pembentukan opini publik yang dinilai tidak sehat.
"Kami meminta dan mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menyaring informasi," kata Lilo AK.
(AN)*
