BONE, KLIKWARTA.ID --- Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M menggelar buka puasa bersama ratusan Kepala Desa, jajaran BPP, Penyuluh Pertanian, Kepala Dusun, hingga Kepala Lingkungan dan Brigade Pangan duduk bersisian dalam nuansa kebersamaan dan kekeluargaan berlangsung di Lapangan Tenis Kompleks Rujab Bupati, Jl Petta Ponggawae, Senin, (2/03/2026).
Di momen Ramadan itu, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati H Andi Akmal Pasluddin memilih berbuka puasa bersama para ujung tombak pelayanan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir Ketua TP PKK Bone, Hj Maryam Andi Asman Sulaiman, Dandim Bone, PJ Sekda Bone, pimpinan Bank Sulselbar, pimpinan BAZNAS Bone, Kepala OPD, Camat dan Kepala Bagian lingkup Pemkab Bone.
Kebersamaan itu bukan sekadar seremoni. Hal ini menjadi ruang refleksi satu tahun perjalanan membangun Kabupaten Bone.
Dihadapan ribuan undangan yang hadir, Bupati Andi Asman Sulaiman menyampaikan capaian atas keberhasilan pembangunan Kabupaten Bone selama 1 tahun kepemimpinan BerAmal (Jargon Bupati dan Wakil Bupati Bone).
Sebagai daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan, Bone kini tercatat sebagai produksi besar kelima nasional. Capaian itu bukan sekadar kebanggaan statistik, melainkan cermin dari kerja keras petani, penyuluh, dan pemerintah desa yang terus mengawal produktivitas sektor pertanian.
Bupati Bone menyebutkan pertumbuhan ekonomi Bone yang menembus angka 6,03 persen menjadi prestasi awal kepemimpinan BerAmal.
"Angka tersebut menjadi indikator bahwa daya beli dan aktivitas ekonomi masyarakat terus bergerak positif, bahkan berada di atas rata-rata. Capaian ini tentu ada peran pemerintah desa dan penyuluh pertanian di dalamnya,” sebutnya.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan tidak bisa hanya diukur dari angka-angka, tetapi juga dari apresiasi terhadap seluruh lapisan masyarakat yang terlibat.
“Dalam kurun waktu setahun ini, kita wajib memberikan apresiasi sampai ke lapisan masyarakat karena capaian yang kita raih adalah hasil kerja bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Menurut Bupati Bone, menerangkan angka itu harus dijaga dengan memperkuat fondasi ekonomi rakyat, terutama melalui penggerakan sektor UMKM dan belanja berbasis lokal.
“Kita harapkan belanja pemerintah berbasis lokal, pemberdayaan tenaga kerja lokal, sehingga mendorong perputaran ekonomi kita sendiri,” lanjutnya.
Bahkan, tidak hanya di sektor pertanian dan ekonomi, Bone juga mencatat prestasi membanggakan dengan masuk 10 besar nasional dalam pengelolaan sampah pada ajang Adipura.
"Termasuk prestasi yang membanggakan tahun ini, Bone 10 Besar sebagai kabupaten terbersih di Indonesia yang berbuah Piala Adipura, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus membenahi tata kelola lingkungan, sejalan dengan pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, pendidikan, dan kesehatan yang terus digenjot," jelas Bupati.
Pada kesempatan itu, Bupati Bone juga menyampaikan capaian pembangunan di Bone. Total panjang jalan yang sudah dibangun mencapai 329 kilometer.
Menurutnya, pembangunan harus menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. "Jalan yang baik memperlancar distribusi hasil pertanian, irigasi yang optimal menjamin produksi, sementara pendidikan dan kesehatan menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia," jelas Bupati Andi Asman.
Lebih lanjut, Bupati Bone juga menekankan pentingnya pengawalan bersama terhadap program MBG yang disebutnya sebagai “program emas” serta mengajak seluruh undangan yang hadir untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Kita awasi bersama, karena ini program emas untuk masyarakat, termasuk kita perkuat ketahanan pangan lokal,” lanjutnya.
Di penghujung sambutannya, Bupati Bone menyampaikan pesan yang sarat makna. “Kalau keluarga sejahtera, maka Indonesia akan baik-baik saja. Sebagai pemerintah, kita tidak hanya ingin kesejahteraan rumah tangga, tetapi juga kualitas SDM dalam rumah tangga itu harus diperhatikan," pesannya.
Pesan itu menjadi penegasan bahwa pembangunan Bone tidak hanya berorientasi pada fisik dan ekonomi, tetapi juga pada penguatan keluarga sebagai fondasi utama bangsa.
Dalam momen yang sarat makna terselip kebahagiaan, Bupati juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada tukang becak. Paket bantuan tersebut berasal dari BAZNAS Bone dan Bulog.
Ramadan sore itu pun ditutup dengan doa dan kebersamaan. Di antara hidangan berbuka dan obrolan hangat, terpatri satu tekad: membangun Bone bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan gerakan kolektif dari desa hingga kabupaten dari keluarga hingga negara. (*/rls)



