MAKASSAR,KLIKWARTA.ID— Pemerintah Kabupaten Bone kembali mencapai prestasi membanggakan dalam peningkatan kualitas tata kelola pelayanan publik.
Capaian ini berdasarkan hasil penilaian rapor maladministrasi pelayanan publik tahun 2025 yang dirilis oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan, Kabupaten Bone meraih kualitas tertinggi di antara kabupaten/kota di daerah tersebut, setelah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Penyerahan opini tersebut berlangsung di Aula BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan di Makassar pada Kamis (12/3/2026). Diterima oleh Pj. Sekda Andi Tenriawaru.
Kegiatan ini diikuti berbagai instansi pelayanan publik, mulai dari 10 pemerintah kabupaten/kota, 10 kepolisian resor, 10 kantor pertanahan, tiga kantor imigrasi, hingga 10 lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.
Capaian ini menjadi kemajuan bagi Pemkab Bone. Pada penilaian tahun sebelumnya, pemerintah daerah ini hanya berada pada kategori zona hijau, sementara tahun ini berhasil naik menjadi daerah dengan kualitas pelayanan tertinggi.
Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah. Menurutnya, opini yang diberikan Ombudsman merupakan buah dari kolaborasi dan komitmen bersama jajaran pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan publik yang semakin baik.
"Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah di Bone. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, tetapi juga tingkat kepatuhan terhadap standar pelayanan yang telah ditetapkan,” ucapnya.
Ia juga menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan akhir, melainkan dorongan untuk terus memperkuat pelayanan publik yang profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam kategori pemerintah daerah, penilaian dilakukan terhadap beberapa perangkat daerah yang memiliki peran penting dalam pelayanan langsung kepada masyarakat, yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta Dinas Sosial.
Prestasi ini menjadi lompatan signifikan bagi Pemerintah Kabupaten Bone. Pada tahun sebelumnya, daerah yang dikenal sebagai Bumi Arung Palakka ini hanya berada pada kategori zona hijau. Namun pada tahun 2025, Bone berhasil meningkatkan kualitas pelayanan hingga mencapai kategori kualitas tertinggi.
Opini tersebut merupakan hasil penggabungan dari dua indikator utama, yakni kualitas pelayanan publik serta tingkat kepatuhan satuan kerja dalam menyelenggarakan pelayanan berupa produk administrasi, jasa, maupun barang kepada masyarakat.
Capaian ini juga sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa upaya pembenahan birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bone mulai menunjukkan hasil nyata. Dengan predikat tersebut, Bone tidak hanya memperkuat kepercayaan publik, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan yang transparan, profesional, dan bebas dari praktik maladministrasi. (*/rls)
