-->

Setelah Terima Penghargaan Nasional, Bupati Bone Sambangi PPPK Paruh Waktu

BONE, KLIKWARTA.ID --- Komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam menyelaraskan prestasi nasional dengan kesejahteraan aparatur di tingkat bawah bukan sekadar wacana. Hal ini dibuktikan langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M, sepulang dari Ibu Kota setelah menerima penghargaan nasional, ia tak langsung berhenti pada seremoni dan ucapan selamat. Ia memilih langsung turun ke lapangan menemui jajarannya usai mengukir prestasi di tingkat pusat.


Hanya berselang sehari usai menerima trofi 10 Terbaik Kinerja Pengelolaan Persampahan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Jakarta pada Rabu (25/2/2026), Bupati Bone langsung menyambangi para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu lingkup Sekretariat Daerah Pemkab Bone, Kamis (26/2/2026).

Kehadirannya disambut hangat. Senyum, tepuk tangan, dan rasa haru menyelimuti pertemuan tersebut. Bagi para PPPK Paruh Waktu, kunjungan itu bukan sekadar silaturahmi, melainkan bentuk perhatian langsung dari kepala daerah yang baru saja mengharumkan nama Bone di tingkat nasional.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut, agenda utama Bupati adalah memastikan hak-hak para pegawai terpenuhi. Satu hal penting: pencairan gaji PPPK Paruh Waktu pasca menerima SK pada Desember 2025 kini telah tuntas tanpa hambatan. 

Hal itu membuat sejumlah PPPK Paruh Waktu riang gembira hingga tersenyum. "Alhamdulillah, semuanya sudah cair. Bahkan langsung dua bulan,” ungkap salah satu PPPK Paruh Waktu dengan wajah berbinar. Rasa syukur terpancar jelas. Penantian sejak pelantikan akhirnya terjawab dengan kepastian.

Bagi Bupati Andi Asman, prestasi daerah di panggung nasional harus berjalan beriringan dengan perhatian terhadap kesejahteraan “pasukan” di dalam rumah sendiri. Ia menekankan bahwa roda pemerintahan yang baik hanya bisa berjalan jika didorong oleh semangat, motivasi, dan kesejahteraan pegawai yang terjaga.

Bupati menegaskan, kesejahteraan pegawai menjadi bagian penting dalam mendukung kinerja pemerintahan. Bahkan, Pemkab Bone menetapkan kebijakan penyetaraan gaji honorer yang kini berstatus PPPK Paruh Waktu menjadi Rp1 juta perbulan. Sebelumnya, honor pegawai bervariasi antara Rp300 ribu hingga Rp1 juta.

"Berkah untuk digunakan pada bulan suci Ramadan bersama keluarga," ucap Andi Asman Sulaiman.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga langsung memanggil Bendahara Keuangan Pemkab Bone untuk mempercepat pencairan gaji. Ia memastikan pembayaran dilakukan mulai hari tersebut hingga seluruh pegawai menerima haknya.

Janji tersebut langsung terealisasi. Pada Kamis malam seusai waktu magrib, gaji PPPK Paruh Waktu mulai diterima pegawai, bahkan sekaligus untuk dua bulan. "Alhamdulillah, semuanya sudah cair. Satu juta perbulan, bahkan langsung dua bulan," kata Akmal salah satu PPPK PW.

Tak hanya memastikan pencairan gaji, suasana semakin hangat ketika Bupati Bone melontarkan kuis spontan kepada para PPPK Paruh Waktu. Pertanyaan ringan namun penuh makna seputar tugas pokok, kedisplinan, hingga nilai-nilai pelayanan publik dijawab dengan antusias oleh para pegawai.

Bagi yang mampu menjawab dengan tepat, hadiah langsung diberikan di tempat. Momentum sederhana ini menjadi simbol kuat kedekatan pemimpin dengan aparaturnya bahwa kerja keras dan kesiapan selalu dihargai, sekecil apapun itu, selalu mendapatkan ruang penghargaan di mata pimpinan.

Di tangan kepemimpinan yang responsif, penghargaan bukanlah akhir perjalanan. Ia menjadi energi baru untuk terus membangun—dari pengelolaan sampah yang berprestasi, hingga kepastian gaji bagi para pegawai yang menjadi tulang punggung pelayanan publik di Kabupaten Bone.

Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen agar keberhasilan di tingkat nasional dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat dan aparatur pemerintah, demi Bone yang lebih baik dan sejahtera. (*/rls)

Komentar

Berita Terkini