-->

Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Sumberdaya Lokal. Pemkab Bone Serahkan Bantuan Sarpras DID


BONE, KLIKWARTA.ID — Dalam rangka memperkuat upaya penanganan untuk menurunkan angka stunting melalui penguatan ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal. Pemerintah Kabupaten Bone, menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pertanian berasal dari Dana Insentif Daerah (DID) kepada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone Tahun Anggaran 2025. 


Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kompleks Rumah Jabatan Bupati, Jalan Petta Ponggawae, Senin, (12/01/2026).

Bantuan ini diperuntukkan bagi pemanfaatan pekarangan sebagai upaya penanganan stunting sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal.


Dalam sambutannya, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM menegaskan bahwa bantuan tersebut diharapkan menjadi sarana pendukung dalam mendorong pemanfaatan pangan lokal yang bergizi. 

Ia juga menekankan pentingnya penyesuaian jenis pangan lokal yang dikembangkan agar mampu berkontribusi nyata sekaligus mendorong penganekaragaman konsumsi pangan lokal dalam rangka menekan angka stunting di Kabupaten Bone.



"Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan pekarangan masyarakat sebagai sumber pangan bergizi untuk menyelesaikan persoalan stunting yang ada di Kabupaten Bone,” tegas Bupati Bone

Menurutnya, bantuan sarana dan prasarana pertanian ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan yang terdampak stunting dan gizi buruk.


Mantan Camat Barebbo ini juga menegaskan bahwa pelaksanaan program ini akan melibatkan berbagai pihak. Dinas Ketahanan Pangan dan Koperasi, pemerintah desa, serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone akan bersinergi dalam pendampingan dan pengawasan di lapangan.

“Program ini akan dipercayakan kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Koperasi bersama kepala desa dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone, untuk bahu-membahu menyelesaikan persoalan stunting dan mencapai target penurunan gizi buruk,” jelasnya.

Selain berfokus pada perbaikan gizi, Bupati Bone juga berharap program ini mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Melalui pendampingan desa, pemanfaatan pekarangan diharapkan dapat membuka peluang kerja dan meningkatkan nilai ekonomi warga.

"Kita akan melakukan pendampingan kepada kepala desa untuk merekrut masyarakat dan meningkatkan nilai ekonomi mereka,” lanjutnya lagi.

Bupati Bone mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program penanganan stunting demi mewujudkan generasi Bone yang sehat dan berkualitas. (*/rls)

Komentar

Berita Terkini