BONE, KLIKWARTA.ID --- Salahsatu kawasan yang dulunya dikenal sebagai lingkungan yang kurang produktif, tepatnya di Dusun Palakka, Desa Walimpong, kini bertransformasi menjadi ruang hidup yang bernilai dan berdaya guna. Melalui kolaborasi pemerintah Kecamatan Bengo, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, wilayah ini disulap menjadi objek ketahanan pangan berbasis komunitas.
Lahan-lahan terbengkalai yang sebelumnya dipenuhi sampah kini dimanfaatkan untuk budidaya sayuran, tanaman pangan, dan perikanan skala rumah tangga. Warga didorong untuk terlibat aktif, mulai dari perencanaan, pengelolaan, hingga pemanfaatan hasil panen, sehingga ketahanan pangan tidak hanya menjadi program, tetapi juga budaya hidup.
Camat Bengo As'yari Pratama Hadipaty, S.STP., M.Si mengungkapkan transformasi ini tidak sekadar memperbaiki wajah lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketersediaan pangan yang sehat dan terjangkau, tambahan penghasilan bagi warga, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan menjadi dampak nyata dari perubahan tersebut.
"Dari kawasan ini menuju kawasan produktif, dari ketergantungan menuju kemandirian pangan. Perubahan ini menjadi bukti bahwa dengan kemauan dan kerja bersama, keterbatasan dapat diubah menjadi kekuatan, dan masalah menjadi peluang bagi masa depan yang lebih berkelanjutan,” ungkapnya.(*/rls)
