BONE, KLIKWARTA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Bone, Indra Jaya, S.E., menggelar reses masa sidang I yang berlangsung di Desa Barebbo, Kecamatan Barebbo, Rabu (10/12/2025).
Dalam kesempatan tersebut, kegiatan ini dihadiri sekitar 200 peserta, yang diikuti oleh kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta pemuda dari berbagai dusun, termasuk Lawaccang dan Barebbo.
Reses ini menjadi wadah bagi legislator Fraksi Demokrat untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur dan fasilitas penunjang ekonomi.
Kepala Desa: Banyak Program Masuk Lewat Indra Jaya
Kepala Desa Barebbo, Andi Arsyad, menyampaikan apresiasi atas perhatian besar yang diberikan Indra Jaya kepada wilayahnya. Ia mengatakan sejumlah pembangunan di Barebbo dapat terlaksana berkat dukungan dan perjuangan Anggota DPRD Bone tersebut.
"Jika kita sendiri mau memperbaiki kampung ta, kita tidak bisa. Tetapi dengan bantuan anggota DPRD Indra Jaya, banyak sekali program masuk, mulai dari paving blok hingga irigasi,” ucap Andi Arsyad.
Indra Jaya: Barebbo Dapat Jatah Pembangunan Jalan 2 Km Tahun Depan
Menurut, Ketua Komisi III DPRD Bone, menambahkan dinamika anggaran pembangunan, terutama terkait Jalan Poros Galung–Kajuara yang sebelumnya diusulkan sepanjang 3 kilometer. Namun, kebijakan pemerintah pusat melalui Inpres menyebabkan sebagian alokasi anggaran daerah ditarik kembali.
“Pada pembahasan APBD 2026, pusat memangkas lebih 300 miliar TKD kembali ditarik ke pusat. Tetapi sebagai Ketua Komisi III, saya tetap menyampaikan bahwa jalan saya harus tetap diaspal,” tambahnya lagi.
Legislator Demokrat juga menegaskan bahwa Bupati Bone dan Wakil Bupati akhirnya memberikan alokasi pembangunan jalan sepanjang 2 kilometer untuk Barebbo pada tahun 2026 depan.
“Titiknya di Lawaccang, panjangnya 2 kilometer. Ini sudah final untuk tahun 2026,” tegasnya.
Indra Jaya juga menyampaikan adanya bantuan kapal nelayan yang akan menyesuaikan bantuan berdasarkan tingkat urgensi kebutuhan masyarakat.
Bantuan nelayan seperti kapal, kita akan lihat mana yang lebih urgen untuk dibantu, agar benar-benar bermanfaat,” ucapnya lagi.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya pendataan BPJS Kesehatan warga. Masyarakat yang tidak aktif diharapkan segera dilaporkan agar dapat menjadi prioritas dalam program Universal Health Coverage (UHC) BPJS Kesehatan Bone.
Menurutnya, komitmennya untuk terus memperjuangkan pembangunan di Barebbo, terutama dalam hal infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh kepala desa di Kecamatan Barebbo untuk terus bersinergi dalam memperjuangkan kebutuhan wilayah.
Dalam sesi dialog, warga juga menyampaikan kebutuhan mendesak, termasuk pengadaan lampu jalan, tangki sprayer elektrik, pengerasan jalan tani, bantuan ternak ayam KUB.
Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Bone, Indra Jaya, S.E., melakukan reses di Desa Watu, Kecamatan Barebbo, pada Selasa (9/12/2025).
Kegiatan ini dihadiri sekitar 200 peserta, terdiri atas kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan pemuda.
Dalam reses tersebut, legislator Fraksi Demokrat itu menyerap berbagai aspirasi warga terkait kebutuhan pembangunan dan peningkatan fasilitas penunjang ekonomi masyarakat
Aspirasi terbesar yang disampaikan masyarakat Desa Watu adalah perbaikan infrastruktur jalan, khususnya ruas Jalan Galung-Kajuara. Warga berharap jalan tersebut dapat diperjuangkan agar segera dibenahi mengingat pentingnya akses bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Di sektor perikanan, masyarakat mengusulkan bantuan kapal nelayan serta sarana budidaya rumput laut. Mereka menilai dukungan tersebut penting untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan keluarga nelayan di wilayah tersebut.
Masukan juga datang dari para petani yang mengusulkan bantuan traktor roda empat. Alat tersebut diharapkan dapat memudahkan pengolahan lahan pascapanen sehingga masa tanam dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
Sementara itu, kelompok PKK Desa Watu menyampaikan kebutuhan akan program pelatihan keterampilan, seperti menjahit, tata boga, dan tata rias. Program tersebut dinilai strategis dalam meningkatkan kemampuan dan kemandirian ekonomi perempuan.
Para pemuda Desa Watu juga mengharapkan adanya pelatihan keterampilan seperti perbengkelan dan elektronik. Mereka menilai pelatihan tersebut dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Anggota DPRD Bone Indra Jaya menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan dibawa ke rapat pembahasan di DPRD untuk diperjuangkan sesuai prioritas pembangunan daerah.
"Reses ini merupakan momentum penting bagi saya sebagai wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan dan harapan masyarakat,” tegasnya.
“Terima kasih kepada Kepala Desa Watu, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan pemuda, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga usaha dan kebersamaan kita menjadi jalan bagi kemajuan Desa Watu dan Kabupaten Bone pada umumnya,” pungkasnya. (*/rls)

