BONE, KLIKWARTA.ID — Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menyerukan kepada seluruh tenaga kesehatan untuk bersatu memerangi tiga permasalahan utama yang masih menjadi tantangan di Kabupaten Bone, yakni stunting, gizi buruk, dan kemiskinan ekstrem.
Seruan itu disampaikan saat membuka kegiatan Jambore Kesehatan BerAmal dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Desa Kading, Kecamatan Barebbo, Jumat (7/11/2025).
Kegiatan ini diawali dengan jalan santai dari Dusun Lawaccang, Desa Barebbo menuju Lapangan Desa Kading itu diikuti ribuan tenaga kesehatan (nakes) dari berbagai wilayah di Bone.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., Ketua TP PKK Bone Hj. Maryam Andi Asman, Wakil Ketua TP PKK Hj. Maya Damayanti Andi Akmal.
Selain itu, pula Forkopimda Bone, Ketua Komisi III DPRD Bone Indra Jaya, para Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Bone, Forkopimcam Barebbo, serta Kepala Desa se-Kecamatan Barebbo.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Asman Sulaiman menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan dalam memutus rantai masalah kesehatan masyarakat.
“Kita semua hari ini berkumpul untuk melawan tiga permasalahan kesehatan di Bone: intervensi stunting, gizi buruk, dan miskin ekstrem,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa perjuangan ini harus dilakukan secara masif dan menyeluruh hingga ke pelosok desa.
“Pastikan tidak ada lagi stunting, tidak ada lagi kasus gizi buruk, tidak ada miskin ekstrem mulai dari ujung Ajangale sampai ke Bontocani, dari Timur sampai ke Tellu Limpoe,” tegasnya dengan penuh semangat.
Melalui momentum HKN ke-61 ini, Bupati Bone berharap para tenaga kesehatan, baik ASN, non-ASN, dokter, perawat, bidan, maupun penyuluh gizi dapat terus meningkatkan kepedulian dan aksi nyata di lapangan untuk mewujudkan masyarakat Bone yang sehat dan sejahtera. (*/rls)

