MAROS, KLIKWARTA.ID-- Hari Ikan Nasional (Harkanas) tahun 2025 diperingati oleh Badan Mutu KKP Makassar bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Maros yang dipusatkan di Lapangan Pallantikang Kantor Bupati Maros, Jumat, (21/11/2025).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Maros Dr. H.A.S Chaidir Syam dengan didampingi Wakil Bupati Muetazim Mansyur, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Maros Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, Kepala Dinas Perikanan Maros Muhisal, Plt. Kepala Badan Mutu KKP Makassar Mohammad Zamrud, Kepala Bank Papua Cab. Makassar Alexander Iwan dan Sekretaris Shrimp Club Indonedia Sulsel Saenong.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala UPT KKP Sulsel, BBKHIT Sulsel, Kepala OPD lingkup Kabupaten Maros, Penyuluh Perikanan lingkup BRPBAPPP, Pelaku usaha ekspor, UMKM dan Koperasi Merah Putih sektor perikanan se-Indonesia.
Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian Hari Ikan Nasional tahun 2025 diantaranya:
Pelepasan Ekspor Produk Perikanan dari Kabupaten Maros,
Penyerahan Sertifikat HACCP dan Nomor Registrasi Negara Mitra,
Penyerahan Bibit Mangrove ke Pokdakan, Makan Ikan Serentak Pemkab Maros dan UPT KKP Sulsel,
Pameran Produk Perikanan UMKM dan UPI Kabupaten Maros,
Lomba Mewarnai Biota Laut yang Dilindungi dan Bimtek Peningkatan Kapasitas Pelaku Utama Kelautan dan Perikanan (UMKM dan Supplier).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maros melepas ekspor produk perikanan dari Kabupaten Maros sebanyak 2.319,7 ton ke 8 negara dengan nilai ekonomi Rp. 51,4 milyar.
Produk perikanan tersebut meliputi rumput laut, ikan segar, ikan beku, tuna, cumi-cumi dan telur ikan terbang yang diekspor oleh 17 UPI dari 34 UPI yang ada di Kabupaten Maros.
"Alhamdulillah, di momen peringatan Hari Ikan Nasional tahun 2025 ini, sektor perikanan di Kabupaten Maros terus memperlihatkan trend peningkatan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal ini dikarenakan jumlah ekspor produk perikanan tembus diangka Rp54 miliar untuk periode 1–20 November 2025 dengan komoditas yang dikirim meliputi ikan dan rumput laut hasil olahan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Maros," ucap Dr. H.A.S Chaidir Syam.
Lanjut, kata Bupati Maros, Selain itu, beberapa rangkaian kegiatan lainnya yang kami lakukan sebagai upaya untuk mendorong budaya konsumsi ikan di masyarakat.
"Dengan potensi bahan baku besar dan posisi geografis strategis, kami akan terus berupaya untuk memperkuat posisi sebagai salah satu pusat ekspor perikanan di Sulawesi Selatan," lanjutnya.
Melalui peringatan Hari Ikan Nasional tahun 2025, kolaborasi dan sinergitas antara UPT KKP Sulsel dan Pemkab Maros semakin solid dan berkelanjutan.
Selain itu, momentum ini diharapkan dapat mendukung konsumsi protein ikan untuk mewujudkan generasi emas 2045.
Sekedar diketahui, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak masyarakat menjadikan ikan sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus investasi bagi generasi emas.
Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-12 Tahun 2025, Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP menyiapkan sejumlah kegiatan dengan mengusung tema "Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045".
Plt Dirjen PDSPKP, Machmud mengungkapkan tema tersebut sejalan dengan visi Presiden Prabowo yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 serta Asta Cita kedua yang menekankan sistem pertahanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru.
"Kami percaya pembangunan manusia unggul khususnya generasi emas bisa terwujud apabila kebutuhan gizi terutama proteinnya terpenuhi. Dan ini bisa kita wujudkan mengingat Indonesia sebagai bangsa maritim memiliki ikan sebagai sumber protein," terang Machmud melalui keterangan tertulisnya, Senin (17/11/2025).
Guna memeriahkan peringatan Harkannas tahun ini, Ditjen PDSPKP menyiapkan sejumlah kegiatan, mulai dari bimbingan teknis (Bimtek) penanganan dan pengolahan ikan bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlangsung pada 8 Oktober, 22 Oktober, dan 8 November 2025.
Kemudian Webinar Road to Harkannas pada 29 Oktober, 6 dan 13 November 2025, lomba masak serba ikan tingkat nasional seleksi awal yang berlangsung secara daring pada 13-31 Oktober 2025, lomba video masak ikan untuk masyarakat pada 27 Oktober-15 November 2025, bazar produk kelautan dan perikanan spesial Harkannas pada 5-6 November 2025 serta Bincang Bahari Spesial Harkannas Tahun 2025 pada 19 November 2025.
Tak hanya itu, KKP juga menggelar Investment and Business Matching dengan topik "Accelerate National Economic Growth Through Downstreaming of Fisheries" di Ballroom Gedung Mina Bahari (GMB) 3 KKP pada 20 November 2025.
Rencananya, peringatan Harkannas 2025 akan dibuka pada 21 November 2025 di GMB 3 KKP secara hybrid, yang dirangkaian dengan Grand Final Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional yang diikuti oleh 9 peserta provinsi dan Final Lomba Storytelling.
Puncak acara Harkannas akan dilangsungkan di Anjungan Sarinah Jakarta pada 23 November 2025, di tengah penyelenggaraan car free day dan dibuka untuk umum.
"Kami menyadari, car free day adalah ruang publik dan tempat yang tepat untuk merayakan Harkannas dengan masyarakat. Jadi sampai jumpa di sana," tutupnya.
Sebagai informasi, peringatan Harkannas 2025 tahun ini turut didukung Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan berbagai mitra, seperti Shopee, Royco, Heinz ABC, Regal Springs Indonesia, WWF Indonesia, Delta Food, PT. Bank Mandiri, PT BNI, PT. Komira, PT. Perindo, PT. Sekar Bumi, serta para mitra lainnya.
Kolaborasi ini diwujudkan dalam beragam kegiatan seperti live shopping, demo masak, bazar kuliner ikan, kampanye gemarikan, pembagian ikan gratis, ragam promosi, serta edukasi mengenai perikanan berkelanjutan.
Secara serentak, berbagai daerah di seluruh Indonesia juga turut memeriahkan Harkannas melalui beragam kegiatan yang digagas oleh pemerintah daerah maupun swasta.
Inisiatif ini menunjukkan bahwa semangat Harkannas tidak hanya tumbuh di tingkat pusat, tetapi mengalir hingga ke daerah sebagai gerakan bersama dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan unggul.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa salah satu upaya meningkatkan konsumsi ikan adalah melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).
Dengan harapan, pemenuhan gizi masyarakat terpenuhi, sekaligus membantu kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan. (*/rls)
#hariikannasional2025 #2025KKPRiseTogether #PanganBiru #EkonomiBiruUntukIndonesiaEmas #KKPGOID #SaktiWahyuTrenggono #EkonomiBiru #BadanMutuKKP #bppmhkpmakassarewako






