-->

DLH Bone Berkomitmen Jaga Keseimbangan Ekologi, Melalui Pengembangan Ruang Terbuka Hijau

BONE, KLIKWARTA.ID — Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkomitmen menjaga keseimbangan ekologi melalui pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Komitmen ini dilakukan dalam kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berlangsung di Hotel Novena, Jl Jend Ahmad Yani, Senin, (10/11/2025).

Sosialisasi ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H Andi Akmal Pasluddin, SP., M.M dengan didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dray Vibrianto, SIP., M.Si bersama Kabid Tata Lingkungan Andi Habibie, ST., M.Si, serta dihadiri para pengembang perumahan dan perwakilan instansi terkait. Hal ini menandai pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan kota yang sehat dan berkelanjutan.

Kepala DLH Bone Dray Vibrianto menekankan bahwasanya keberadaan Ruang Terbuka Hijau bukan hanya soal mempercantik lanskap kota. Lebih dari itu, RTH berfungsi sebagai sistem penyangga kehidupan.

"Pentingnya menjaga proporsi RTH minimal 30 persen sebagai wujud keberlanjutan lingkungan hidup yang sehat. Angka ini bukan sekadar angka normatif. Itu adalah standar minimum untuk menjaga kualitas lingkungan hidup kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menurut Dray, keberadaan ruang terbuka hijau bukan sekadar memperindah kota, tetapi juga menjadi penopang utama kualitas hidup masyarakat.

Ia juga menyoroti semakin tidak menentunya kondisi cuaca dan perubahan iklim yang terasa hingga ke daerah. “Anomali cuaca saat ini makin sulit diprediksi. Tanpa ruang terbuka hijau yang memadai, kita akan kesulitan mendapatkan udara dan air bersih,” ujarnya.

Mantan Kalaksa BPBD Bone ini menjelaskan bahwa RTH tersebut berperan penting dalam menjaga ketersediaan air tanah, mengurangi tingkat polusi, serta menurunkan suhu udara. 

"Di tengah peningkatan pembangunan perumahan dan pengerasan permukaan tanah, keberadaan area hijau menjadi benteng terakhir keseimbangan ekosistem, karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat tidak hanya pemerintah untuk berperan aktif menanam pohon dan menjaga area hijau di lingkungannya masing-masing," jelasnya lagi.

"Menjaga ruang terbuka hijau berarti menjaga masa depan anak cucu kita. Keberlanjutan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” katanya lagi.

Ke depan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone berencana akan melakukan sosialisasi bertahap ke berbagai kecamatan, menyasar sekolah, komunitas lingkungan, hingga masyarakat umum. Harapannya, kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan hijau dapat tumbuh dari lingkup terkecil: rumah dan permukiman.

Dengan kerja sama seluruh elemen, Bone diharapkan tidak hanya menjadi kota yang layak huni hari ini, tetapi juga kota yang tetap nyaman untuk generasi di masa depan sejuk, bersih, dan berkelanjutan. (*/rls)

 

Komentar

Berita Terkini