BONE, KLIKWARTA.ID — Dalam rangka upaya menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan. Di bawah kepemimpinan H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM sebagai Bupati dan Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM sebagai Wakil Bupati Bone, semangat mewujudkan Bone bersih dari sampah semakin nyata.
Sejak awal masa pemerintahannya, pasangan ini menempatkan persoalan sampah sebagai salah satu prioritas utama. Bagi mereka, kebersihan bukan hanya soal wajah kota, tetapi juga cerminan budaya dan kesadaran masyarakat.
“Sampah selalu menjadi keluhan masyarakat, baik dari segi pengangkutan maupun kesadaran dalam membuangnya. Namun Alhamdulillah, kini perlahan kita bisa menjawab keluhan itu dengan memperkuat pelayanan persampahan,” ucap Bupati dengan penuh optimisme.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. memimpin Apel Satgas Kebersihan sekaligus melakukan pengecekan mobil dan armada sampah bantuan CSR tahun 2025, yang berlangsung di Halaman Rumah Jabatan Bupati Bone, pada Senin, (13/10/2025).
Dalam arahannya, mantan Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura ini menegaskan pentingnya peran Satgas Kebersihan sebagai garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Bone.
Ia juga menekankan agar seluruh anggota Satgas stand by di lokasi tugas masing-masing, tidak berkeliaran di luar jam kerja, serta selalu siap dan tanggap melayani masyarakat dalam menjaga kebersihan wilayah.
“Satgas kebersihan harus menjadi contoh disiplin dan tanggung jawab. Kebersihan kota adalah wajah daerah, sehingga komitmen dan kesiapan petugas sangat menentukan,” tegas Bupati Bone.
Kegiatan ini juga menjadi momentum evaluasi kesiapan armada dan personel kebersihan dalam mendukung program Bone Bersih dan Hijau, sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, asri, dan berkelanjutan.
Upaya pemerintah ini tidak berjalan sendiri. Dukungan datang mengalir dari berbagai pihak, terutama sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Hingga kini, nilai bantuan CSR untuk pengelolaan sampah di Kabupaten Bone telah mencapai Rp2 miliar angka yang menunjukkan besarnya kepedulian dunia usaha terhadap kebersihan daerah.
Beberapa perusahaan yang turut berpartisipasi, di antaranya:
1. Bank BRI: 1 unit motor sampah
2. PT. Aru Land Development (Perumahan Aru Land): 1 unit motor sampah
3. Bank Mandiri: 3 unit motor sampah
4. Bank Sulselbar: 5 motor sampah, 2 mobil pickup, dan 4 kontainer
5. Bank Hasamitra: 1 unit motor sampah
6. Bank BNI: 3 unit motor sampah
7. Bank BSI: 2 unit motor sampah
8. PT. Taspen: 150 unit tempat sampah
9. PLN: 1 unit motor sampah dan mesin pencacah organik
Dukungan armada ini menjadi energi bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone yang selama ini kerap terkendala oleh keterbatasan fasilitas pengangkutan.
“Selama ini DLH terkendala persoalan armada, namun kini dukungan luar biasa datang dari berbagai pihak. Mudah-mudahan kepedulian ini terus mengalir, karena persoalan sampah tidak bisa hanya diselesaikan oleh pemerintah, tapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Bupati Bone.
Langkah-langkah nyata ini seolah menjadi jawaban atas harapan masyarakat Bone yang mendambakan lingkungan bersih, tertata, dan sehat. Sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat kini menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan Bone yang berdaya, berbudaya, dan berkelanjutan.
Dengan semangat BerAmal pemerintah daerah menegaskan komitmennya bahwa Bone bukan hanya sekadar daerah yang tumbuh secara ekonomi, tetapi juga daerah yang hijau, bersih, dan peduli lingkungan. (*/rls)







