-->

Pj. Sekda Bone Hadiri Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI. Ambo Dalle Kembali Nakhodai Palang Merah Indonesia Cabang

BONE, KLIKWARTA.ID — Mantan Wakil Bupati Bone, Drs. H. Ambo Dalle, MM resmi kembali memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bone untuk periode 2024–2029.

Hal ini ditandai dengan pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Bone yang dilakukan langsung oleh Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Adnan Purichta Ichsan, SH., MH, berlangsung di Aula Lamellong Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Jumat, (17/10/2025).

Suasana haru dan penuh semangat kemanusiaan mewarnai kelanjutan kiprah panjang Ambo Dalle dalam menahkodai organisasi kemanusiaan ini.

H. Ambo Dalle menegaskan bahwa hubungan PMI dengan Pemerintah Kabupaten Bone selama ini terjalin sangat baik. Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi kunci atas berbagai capaian besar PMI Bone, khususnya dalam pelayanan Unit Transfusi Darah (UTD).

“Unit Transfusi Darah kita luar biasa kemajuannya. Kita mampu menyiapkan 8.000 kantong darah per tahun. Belum pernah ada kasus orang meninggal karena kekurangan darah. Saat ini UTD Bone melayani empat rumah sakit, bahkan membantu Kabupaten Wajo untuk trombosit,” tegasnya.

Sebagai bentuk penguatan sinergi, PMI Bone menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan sejumlah lembaga, seperti Baznas, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan BPBD, dalam memperkuat kerja kemanusiaan di masa mendatang. 

Tahun 2026 mendatang, Ambo Dalle memprioritaskan peningkatan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut pengurus dari kalangan akademisi, cabang dinas, hingga relawan BPBD.

“Kita ingin PMI Bone semakin profesional. Saya sudah lima kali dilantik sebagai Ketua PMI Bone, dan di periode ini saya berharap eksistensi PMI Bone makin tajam lagi. Saya juga berharap Korpri Bone bisa rutin melakukan donor darah, serta setiap desa memiliki pengurus PMI,” tegasnya penuh semangat.

Mewakili Bupati Bone, Pj. Sekda Bone H. Andi Saharuddin, S.STP., M.Si, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kepengurusan baru PMI Bone.

"PMI adalah simpul kekuatan kemanusiaan. Pemerintah tidak akan membiarkan PMI berjalan sendiri. Kolaborasi yang selama ini terbangun akan terus dijaga. Mari terus memperteguh komitmen dalam pengabdian, tanpa memandang suku, ras, dan agama,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Sulsel Dr. Adnan Purichta Ichsan, SH., MH memberikan pandangan menarik tentang esensi organisasi PMI.

“Di Indonesia hanya ada tiga lembaga yang disebut memiliki markas: TNI, Polri, dan PMI. Sebab, markas tidak mengenal jam kerja. PMI harus selalu siaga 24 jam untuk menolong sesama karena bencana tidak pernah memberi tanda,” katanya.

Mantan Bupati Gowa ini juga menegaskan bahwa setiap tetes darah yang didonorkan menjadi amal jariyah bagi pendonor.

"Donor darah bukan hanya menolong orang lain, tapi juga menyehatkan tubuh. Bagi pendonor 50 kali mendapat penghargaan kabupaten, 70 kali dari provinsi, dan 100 kali donor akan mendapat Satyalencana dari Presiden,” jelas Adnan Purichta Ichsan.

Di akhir kegiatan, Dr. Adnan memberi apresiasi khusus kepada Ambo Dalle atas dedikasinya memimpin PMI Bone hingga lima periode.

“Itu menandakan beliau memiliki hati nurani yang tulus untuk membantu sesama. PMI bukan organisasi profit, melainkan organisasi kemanusiaan,” ungkapnya lagi.

Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian tanpa batas, kepengurusan PMI Bone 2024–2029 di bawah komando Ambo Dalle meneguhkan komitmen: menolong tanpa pamrih, hadir tanpa batas waktu. (*/rls)

Komentar

Berita Terkini