BONE, KLIKWARTA.ID — Pembangunan fisik 80.000 unit gerai, gudang, dan fasilitas penunjang Koperasi Desa Merah Putih secara resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama di lokasi pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih, Kelurahan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Jumat, (17/10/2025).
Kegiatan tersebut merupakan semangat pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Dibawah komando H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM sebagai Bupati Bone dan Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM sebagai Wakil Bupati Bone dikenal dengan tagline BerAmal.
Peristiwa ini menjadi tonggak penting yang disaksikan langsung oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Bone, menandai sinergi kuat antar pemangku kebijakan dalam mendorong kemajuan ekonomi berbasis koperasi di pedesaan.
Pembangunan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan mencerminkan kolaborasi erat antara Pemerintah, TNI, serta Masyarakat dalam mendorong kemandirian desa secara menyeluruh.
Untuk wilayah Kabupaten Bone, kegiatan dipusatkan di Jl. Pramuka, pada lahan milik pemerintah yang sebelumnya merupakan kantor Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Bone. Prosesi ini menandai dimulainya pembangunan gerai koperasi desa yang diharapkan menjadi ujung tombak penguatan ekonomi lokal berbasis gotong royong.
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Pj. Sekda Bone H. Andi Saharuddin, S.STP., M.Si, bersama Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus, perwakilan Danrem 141/Tp (Kasi Log Kasrem), Danramil, Kapolsek Tanete Riattang, serta jajaran Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bone.
Dalam sambutannya, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Andi Saharuddin, S.STP., M.Si, menyampaikan bahwa pembangunan koperasi ini merupakan langkah nyata menghadirkan kemandirian ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
"Alhamdulillah, hari ini kita saksikan bersama peletakan batu pertama untuk membangun koperasi di wilayah Kabupaten Bone. Kita rencanakan akan membangun tiga titik di Kabupaten Bone, dimulai dari lokasi ini dan satu lagi di kecamatan Awangpone dan satunya ada di Kecamatan Ponre tepatnya di Desa Mappesangka,” ucapnya.
Menurut Andi Saharuddin, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat, terutama dalam penyediaan bahan pokok dan layanan simpan pinjam. Koperasi ini ditujukan untuk membantu warga, khususnya mereka yang berkemampuan ekonomi terbatas, agar bisa lebih mudah mengakses kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.
“Pola kerja Koperasi Merah Putih ini kami harapkan bisa bersinergi dengan MBG ataupun SPPG yang telah dibangun di wilayah Kabupaten Bone. Nantinya, koperasi ini akan menjadi tempat berputarnya alur bahan pokok, simpan pinjam, dan kebutuhan masyarakat sehari-hari,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan gerakan koperasi tidak dapat berdiri sendiri. Ia menyebut, pembangunan koperasi di Bone merupakan hasil kerja kolaboratif lintas sektor.
"Kerja-kerja kita hari ini adalah kerja kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Insyaallah, dengan kebersamaan ini hasilnya pun akan lebih maksimal,” tegasnya.
Pj. Sekda Bone juga menyampaikan harapan agar keberadaan koperasi benar-benar memberi dampak positif di tengah masyarakat. Bukan hanya sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai wadah memperkuat solidaritas sosial dan kemandirian warga.
“Harapan kita bersama, koperasi ini betul-betul hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat di sekitar kita, khususnya di wilayah Kabupaten Bone,” harapnya.
Sementara itu, Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus, mengatakan bahwasanya pihaknya akan mendukung sepenuhnya program pembangunan ini sebagai bagian dari kontribusi nyata TNI terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Kami mendukung penuh segala upaya yang memberi dampak positif bagi kehidupan rakyat. Kehadiran koperasi desa ini menjadi pijakan penting dalam membangun ketahanan ekonomi rakyat," kata Dandim 1407/Bone.
Ia juga memastikan bahwa seluruh jajaran Kodim 1407/Bone siap dikerahkan untuk memastikan proses pembangunan berjalan efektif dan sesuai target.
"Prajurit kami akan terlibat aktif di lapangan. TNI tidak hanya bertugas menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga hadir sebagai mitra dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," lanjutnya.
Lebih lanjut Dandim 1407/Bone menambahkan bahwa TNI sejak awal akan terlibat dalam proses pendampingan hingga koperasi tersebut selesai dibangun dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat.
“TNI kita mulai dari awal sampai dengan jadi. Ketika nanti gerai-gerai koperasi yang sudah terbentuk ini rencana tiga koperasi, jadwalnya mulai dari bulan ini sampai dengan Desember. Diperkirakan di akhir minggu ke-4 Desember sudah jadi,” tambahnya.
Menurutnya, pembangunan tiga koperasi tahap awal ini menjadi model percontohan yang nantinya akan diperluas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Bone pada tahun berikutnya.
"Tahun depan kita target tiap kecamatan diupayakan ada tiga koperasi. Tapi kita lihat dulu kesiapan lahannya dari masing-masing desa atau kecamatan,” tambahnya lagi
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan koperasi. Beberapa lokasi disebut belum memenuhi syarat dari segi luas maupun status legalitas tanah.
“Ada beberapa lahan yang tidak memenuhi syarat seperti luas tanah. Kemudian dari segi faktor de jure, apakah lahan itu sudah bersertifikat. Hal ini penting untuk membantu proses pembangunan sampai dengan penyerahan penggunaannya nanti ke pemerintah daerah,” tegasnya.
Dalam program ini, Kodim 1407/Bone juga mengambil peran penting dalam pengawasan serta pendampingan teknis guna menjamin kelancaran dan ketepatan sasaran dari pembangunan tersebut.
"Keberhasilan kegiatan ini akan ditentukan oleh Sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah, dan Masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjaga proses tetap aman dan memberi manfaat langsung bagi warga," jelasnya lagi.
Semangat kolaboratif dan dedikasi tinggi. Kodim 1407/Bone menunjukkan kesiapannya untuk terlibat penuh hingga proyek Koperasi Merah Putih rampung, sebagai bentuk pengabdian TNI terhadap bangsa dan rakyatnya.
Pembangunan koperasi ini merupakan bagian dari program nasional bertajuk “Bangun Koperasi Desa, Indonesia Raya”, yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat melalui gerakan koperasi berbasis desa.
Di Kabupaten Bone, peletakan batu pertama pembangunan fisik koperasi ini menjadi tonggak penting dalam upaya membangkitkan kembali semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi masyarakat desa. (*/rls)


