-->

Mudahkan Pelayanan Publik, Bone Pilot Project Layanan Mobile KTP-El Pertama di Sulawesi Selatan


BONE, KLIKWARTA.ID — Guna meningkatkan pelayanan publik dalam hal ini administrasi kependudukan. Kabupaten Bone kembali menorehkan capaian penting dibawah komando Pemerintahan Beramal yakni Bupati Bone, H. Andi Sulaiman, S.Sos., M.M., bersama Wakil Bupati, Andi Akmal Pasluddin, S.P., MM. Bone resmi ditetapkan sebagai pilot project layanan mobile KTP-El pertama di Sulawesi Selatan. 

Hal ini ditandai dengan penyerahan bantuan 1.000 keping blangko KTP-El dengan satu unit mobil layanan KTP-El oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, ST bersama Wakil Gubernur Provinsi Sulsel Hj. Fatmawati Rusdi, kepada Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM pada pembukaan Jambore PKK Sulsel, Jumat (3/10/2025), di Lapangan Merdeka, Kota Watampone.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel menegaskan bahwa kehadiran layanan mobile KTP-El ini merupakan bagian dari inovasi mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan hingga ke pelosok desa.

“Bone menjadi pilot project karena satu-satunya daerah yang menuliskan langsung dalam RPJMD program mendekatkan layanan KTP-El kepada masyarakat. Tahun depan akan ada lagi, kita prioritaskan untuk bupati dan wali kota yang hadir saat ini,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menyambut dengan penuh rasa syukur bantuan tersebut serta menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah provinsi.

Menurutnya, sejak awal kepemimpinan  perhatian utamanya adalah memberikan akses pelayanan yang cepat dan mudah kepada masyarakat, khususnya dalam pengurusan administrasi kependudukan.

“Sejak 100 hari pertama kepemimpinan kami, layanan KTP-El sudah kami launching di sejumlah kecamatan. Alhamdulillah kini hadir bantuan mobil layanan KTP-El. Kehadiran mobil ini tentu semakin memperluas jangkauan pelayanan hingga ke wilayah-wilayah terpencil seperti Bontocani, Tellu Limpoe, hingga Cenrana,” ucapnya.

Dengan adanya mobil layanan KTP-El, masyarakat Bone yang tinggal jauh dari pusat kota kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan panjang hanya untuk mengurus dokumen kependudukan. 

Program ini diharapkan semakin mempercepat pemenuhan kebutuhan KTP-El sekaligus mendukung misi pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang dekat, cepat, dan ramah masyarakat.

Layanan ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Bone sebagai daerah yang terus berinovasi dalam mewujudkan pelayanan publik berbasis pemerataan hingga ke pelosok.

Sebelumnya, melalui program Layanan Dukcapil Bergerak (LDB), mesin pencetak KTP mobile pertama, akhirnya resmi diluncurkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman berlangsung di Halaman Rujab Gubernur Sulsel, pada Rabu (1/10/2025).

Inovasi ini menjadi terobosan pemerintah provinsi untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Menurutnya, program ini hadir sebagai kelanjutan dari inovasi sebelumnya, yakni Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB).

Jika PKB berfokus pada akses kesehatan, maka LDB dirancang khusus untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan, terutama KTP elektronik.

“Alhamdulillah, kami meluncurkan mesin pencetak KTP mobile pertama di Sulawesi Selatan melalui program Layanan Dukcapil Bergerak. Setelah ada PKB, kini hadir LDB untuk memudahkan masyarakat kita, khususnya di desa,” ucap Andi Sudirman Sulaiman.

Dengan adanya mesin ini, masyarakat tak lagi harus menempuh perjalanan jauh menuju kantor kecamatan atau Kantor Dukcapil kabupaten/kota. "KTP dapat langsung dicetak dan diterima di tempat, sehingga memangkas waktu yang biasanya menjadi kendala warga di pelosok," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut peluncuran LDB ditandai dengan uji coba percetakan KTP elektronik kepada salah satu masyarakat yang baru pertama kali mendaftarkan KTP. Hasilnya, KTP berhasil tercetak dengan lancar hanya dalam hitungan menit.

Ia menyebut uji coba ini menjadi tonggak awal bagi penerapan program serupa di wilayah lain. Inovasi ini akan kita jadikan sebagai pilot project. "Alhamdulillah, uji coba berjalan lancar dan memberikan optimisme besar bahwa pelayanan ini bisa diperluas ke seluruh daerah di Sulsel,” ucapnya lagi.

Ke depan, lanjut dikatakan Andi Sudirman, Pemprov Sulsel berencana mereplikasi program LDB ke berbagai kabupaten/kota. “Harapannya ini mampu menjawab tantangan pelayanan publik, sekaligus menghadirkan birokrasi yang lebih cepat, efisien, dan berpihak pada masyarakat,” harapnya. (*/rls)

Komentar

Berita Terkini