-->

Hadiri Pembukaan MQK Nasional Ke- 8 Di Wajo. Wabup Bone: Kegiatan Ini Menunjukkan Pesantren Tidak Hanya Menjadi Pusat ilmu Agama, Tetapi Motor Peradaban


WAJO, KLIKWARTA.ID — Wakil Bupati Bone, H.Andi Akmal Pasluddin, SP., MM,. menghadiri pembukaan Musabaqoh Qira'atil Kutub (MQK) Nasional ke-8 sekaligus dirangkaikan MQK Internasional pertama yang dipusatkan di Pondok Pesantren As'adiyah, Sengkang, Kabupaten Wajo. Rabu, (02/10/2025).


Kegiatan MQK ini mengusung tema "Dari Pesantren untuk Dunia; Merawat Lingkungan dan Menebar Perdamaian dengan Kitab Turats"

MQK Internasional perdana ini diikuti sebanyak 798 santri semifinalis dari seluruh Indonesia, serta melibatkan 10 negara ASEAN dengan dukungan lebih dari 20 negara pengamat.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar dalam sambutannya menyampaikan bahwa MQK bukan hanya ajang perlombaan, melainkan ruang silahturahmi ulama, santri, dan akademisi lintas negara.

"Kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, melainkan ruang silahturahmi para ulama, santri, serta tokoh agama lintas negara. Pesantren kini bangkit mengikuti perkembangan zaman dengan digitalisasi penuh, mulai dari registrasi, kompetisi, hingga penilaian," katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Amien Suyitno, menjelaskan penyelenggaraan ini sebagai tonggak sejarah, karena pertama kalinya MQK digelar secara Internasional, berbasis digital, dan berlangsung di Kawasan Indonesia Timur.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Pesantren As'adiyah sebagai tuan rumah. Ia juga menyerahkan bantuan Rp5 miliyar untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sekaligus pembangunan prioritas di Kabupaten Wajo.


Terpisah, Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas pelaksanaan MQK di Kabupaten Wajo.

"Kegiatan berskala internasional ini menunjukkan bahwa pesantren tidak hanya menjadi pusat ilmu agama, tetapi juga motor peradaban. Kehadiran ribuan santri dan ulama dari berbagai negara menjadi pesan kuat bahwa Sulawesi Selatan, khususnya dari As'adiyah, melahirkan energi kebaikan untuk bangsa dan dunia," ujar Andi Akmal.

Acara pembukaan ini berlangsung meriah dengan penampilan seni budaya Bugis-Makassar oleh santriwati As'adiyah, orkestra tradisional santri Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone, serta ditandai penanaman pohon di halaman pesantren. 

Ribuan masyarakat hadir menyaksikan langsung momen yang disebutkan Menteri Agama sebagai "Sangat Bersejarah". (*/rls)

Komentar

Berita Terkini