-->

Pencegahan, Penyakit Menular dan Penyusunan RAD TBC. Pj. Sekda Bone: Libatkan Kerjasama Lintas Sektor, Advokasi, Penguatan Komitmen serta Edukasi

BONE, KLIKWARTA.ID — Mewakili Bupati Bone, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah H. A. Saharuddin, SSTP., M.Si., bertindak selaku pemateri pada acara koordinasi/advokasi/sosialisasi dalam rangka pencegahan, pengendalian penyakit menular dan penyusunan RAD TBC.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Novena Watampone, Jl Jend Ahmad Yani, Kamis, (25/09/2025).


Acara ini diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bone bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK, menghadirkan segenap elemen masyarakat mulai dari jajaran pemerintah, lembaga, organisasi kemasyarakatan, media dan utamanya Puskesmas dan Jajaran Dinas Kesehatan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan utamanya bagaimana penyakit Tubercolosis (TBC) sehingga dapat diminimalisir angka terjangkit terhadap penyakit yang tingkat kematiannya cukup besar.

Prioritas, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas, dengan sasaran utama kesehatan untuk semua. 

Sedangkan sasaran dan indikator: usia harapan hidup, angka kelahiran total, angka kematian ibu, prevalensi stunting, insidensi tuberkulosis dan cakupan kepesertaan jaminan kesehatan nasional.

Pj.Sekda Bone H. Andi Saharuddin, S.STP.,M.Si menyampaikan untuk mencapai keberhasilan tujuan khususnya pencegahan penyebaran TBC perlu perencanaan dan pelaksanaan program dan kegiatan dilakukan secara terpadu baik lintas program dengan melibatkan para pelaksana program di puskesmas dan lintas sektor dengan melibatkan forkopimcam, lurah, kepala desa dan kader kesehatan serta seluruh unsur masyarakat.

"Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara tepat dan cermat. Kemudian melakukan komunikasi, koordinasi dan kerjasama serta advokasi kepada camat, lurah/kepala desa dan lintas sektor terkait,” ujarnya dalam paparannya.

Selain itu, lanjut kata dia, perlu dilakukan sosialisasi secara konsisten dan berkesinambungan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dengan memanfaatkan seluruh saluran komunikasi yang tersedia termasuk media sosial dan menciptakan berbagai terobosan dan inovasi menyesuaikan dengan kearifan lokal agar masyarakat mau mendatangi dan memanfaatkan fasilitas kesehatan.

Pj. Sekda Bone juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Tim Penggerak PKK Bone yang dihadiri oleh Wakil Ketua Hj.Maya Damayanti Andi Akmal, SP,, Kepala Puskesmas serta lintas sektor lainnya yang telah bahu membahu berjuang tanpa mengenal lelah dalam melaksanakan pelayanan kesehatan di Kabupaten Bone

Dalam kesempatan tersebut ada beberapa narasumber yang hadir menyampaikan paparannya, diantaranya narasumber pertama Pj Sekda Bone memaparkan Forum 8 Gubernur Percepatan Eliminasi Tuberkolosis (TBC), lalu narasumber kedua Sekretaris Bappeda Bone, Hj.Samsidar, Kadis Kesehatan dan Kabid. Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P).

Selanjutnya peserta yang hadir di kelompokan dalam empat kelompok dari 54 peserta untuk bentuk program kerja dan diharapkan bisa menjadi masukan ke pemerintah sebagai pengambil kebijakan khusus dalam pencegahan penyebaran TBC.

Diketahui, bahwa saat ini Indonesia berada diurutan kedua terbesar penyakit TBC dibawah India dengan tingkat kematian 125.000 orang. Usia 4 tahun pun juga terjangkit utamanya kaum laki laki dan remaja kaum hawa. (*/rls)

Komentar

Berita Terkini