-->

Komunitas KIS Gelar Kemah Maulid di Objek Wisata Cempalagi, Wabup Bone: Perkuat Ukhuwah dan Lestarikan Sejarah


BONE, KLIKWARTA.ID — Wakil Bupati Bone, Dr.H.Andi Akmal Pasluddin, S.P., MM., didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone, Hj. Maya Damayanti, S.P., serta Pj. Sekda Bone, H.A.Saharuddin, S.STP., M.Si. menghadiri Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, di Objek Wisata Budaya Cempalagi, Dusun Cempalagi, Desa Mallari, Kecamatan Awangpone, Minggu, (21/09/2025).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Komunitas Kita Ini Sahabat (KIS) bertajuk Kemah Maulid. Acara peringatan maulid ini sarat makna sejarah yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan. 


Cempalagi dikenal bukan hanya sebagai destinasi wisata budaya, tetapi juga sebagai lokasi bersejarah yang menyimpan jejak Raja Bone ke-15 Arung Palakka.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir yakni Sekretaris Dinas Pariwisata Bone, Forkopimcam Awangpone, Kepala Desa Mallari, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Wanita, serta para tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai pihak membuat suasana semakin semarak.

Dengan mengusung tema "Pererat Ukhuwah Islamiyyah dengan Spirit Maulid". Kegiatan ini dipusatkan di Mushola KIS Firdaus, letaknya tepat di Lokasi Objek Wisata tersebut.


Wakil Bupati Bone, H.Andi Akmal Pasluddin dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Komunitas KIS yang berhasil memadukan peringatan keagamaan dengan pelestarian budaya dan sejarah daerah.

"Insya Allah, Bapak Bupati bersama saya berkomitmen untuk terus mengembangkan destinasi wisata di Bone, sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membuka ruang kesejahteraan bagi masyarakat," ucapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya rasa bangga sebagai masyarakat Bone yang memiliki sejarah besar.

"Kita patut berbangga, karena Bone pernah menjadi salah satu kerajaan besar di masanya. Melalui kegiatan seperti ini, bukan hanya ukhuwah Islamiyyah yang diperkuat, tetapi juga semangat keislaman dan kebanggaan kita terhadap warisan budaya yang begitu berharga," lanjutnya.

Menurut, mantan Anggota Komisi IV DPR RI ini menerangkan gelaran Maulid di lokasi bersejarah Cempalagi menjadi momentum penuh makna sebagai ruang silahturahmi, perekat persaudaraan, sekaligus pengingat nilai-nilai sejarah Bone yang patut dilestarikan.

Sementara itu, Perwakilan Komunitas KIS, Saenal menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi ajang eksplorasi wisata sejarah, wisata alam, hingga wisata bahari yang dimiliki Bone. Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan Mushola KIS Firdaus sepenuhnya merupakan hasil swadaya para anggota komunitas.

"Mushola ini kami bangun agar para pengunjung tidak khawatir meninggalkan shalat ketika berwisata. Dengan begitu, mereka bisa menikmati waktu lebih lama disini tanpa melalaikan kewajiban ibadah," jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Panitia, Iwan menambahkan bahwa tujuan utama pelaksanaan Maulid ini adalah menumbuhkan kembali rasa cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus menjadikan beliau sebagai suri teladan dalam kehidupan sehari-hari.

"Selain itu, kami ingin memperkenalkan kembali kepada masyarakat nilai historis Cempalagi yang merupakan peninggalan jejak Raja Bone ke-15, Arung Palakka," ujarnya.

Peringatan Maulid yang dikemas dalam suasana kemah ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara semangat keislaman, kebersamaan, serta kecintaan terhadap sejarah dan budaya Bone, dengan pembawa Hikmah Maulid H. Bahtiar. (*/rls)

Komentar

Berita Terkini