-->

Suasana Hangat Penuh Keakraban Pertemuan Pemerintah Kutai Kartanegara Dengan Bupati Bone, Patung Arung Palakka dan Songkok Recca Jadi Simbol Persaudaraan


KLIKWARTA.ID--- Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S. Sos., MM didampingi Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM. Menerima rombongan Bupati Kutai Kartanegara dr. Aulia Rahman Basri, M. Kes bersama Wakilnya H. Rendi Solihin di Kompleks Rujab Bupati Bone, Jl Petta Ponggawae, Senin, (14/07/2025) malam.

Dimana, Rendi Solihin, merupakan putra terbaik Bone asal Desa Lamurukung, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, terus mengharumkan nama daerahnya di tanah perantauan. Pria kelahiran 11 Oktober 1991 ini kini menjabat sebagai Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, untuk dua periode, yakni 2021–2025 dan 2025–2030. Ia mendampingi Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri.

Dalam kunjungannya ke Rujab Bupati Bone, Rendi Solihin selain didampingi Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, juga nampak hadir Ketua DPRD Kutai Kartanegara H. Ahmad Yani, ST., SE., M.Si., IPM., Sekda, dan Kapolres Kutai Kartanegara

Rombongan diterima langsung oleh Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin, jajaran Pimpinan dan Anggota DPRD Bone, pimpinan OPD, serta Danrem 141/Tp Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, S.Sos., MM.

Dalam suasana hangat, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman memanfaatkan kunjungan ini sebagai ajang promosi potensi daerah. Di hadapan tamu kehormatan, ia menekankan bahwa Bone adalah salah satu lumbung pangan Sulawesi Selatan dengan luas sawah mencapai 19 ribu hektare. Uniknya, di Bone bagian selatan, populasi sapi bahkan lebih banyak dari jumlah penduduknya.

“Kalau ada permintaan untuk hajatan di sana (Kutai Kartanegara), sapinya siap kami kirim,” ucapnya.

Mantan Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura ini juga mempromosikan sajian kuliner khas Bone, kepiting bertelur segar sayang jika tak dinikmati di Bone. Selain itu, Bupati Bone juga memperkenalkan potensi wisata sejarah dengan menjelaskan ritual adat mensucikan benda pusaka setiap perayaan Hari Jadi Bone (HJB) yang jatuh pada 4 April. 

Di kompleks rumah jabatan bupati, terdapat museum yang menyimpan peninggalan bersejarah Kerajaan Bone seperti salempang emas, keris, dan benda pusaka lainnya.

Dalam sambutan Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi wujud rasa syukur, sekaligus melepas rindu kampung halaman. Ia menyadari bahwa di setiap langkah politik, dukungan doa dari banyak pihak, termasuk masyarakat Bone, sangat berperan.

“Momentum Pilkada ini menjadi niat syukuran ke kampung halaman wakil Bupati Kutai Kartanegara. Kita paham Pilkada tidak pernah pasti, tetapi doa banyak orang, termasuk orang Bone, mengantarkan kemenangan,” katanya.

Aulia Rahman pun mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Bone, khususnya pada acara Tana Ugi Wanuaku yang digelar di Desa Lamurukung. Acara itu pun dihadiri langsung oleh Bupati Bone yang tak segan menyumbangkan suara emasnya di hadapan warga.

Sebagai penutup kunjungan, dilakukan penyerahan cinderamata Patung Arung Palakka serta pemasangan Songko Recca, penutup kepala khas Bone, oleh Bupati Bone kepada Bupati Kutai Kartanegara dan Sultan Kutai Kartanegara. Hal serupa juga dilakukan oleh Wakil Bupati Bone kepada Rendi Solihin sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengikat silaturahmi.

Pertukaran informasi, budaya, dan potensi kerja sama yang terjalin diharapkan membawa kebaikan bagi Kutai Kartanegara maupun Kabupaten Bone di masa mendatang. 

Sekedar diketahui, suasana keakraban dan rasa bangga menyelimuti Rumah Jabatan Bupati Bone pada Senin malam, saat Rendi Solihin putra terbaik Bone asal Desa Lamurukung, Kecamatan Tellu Siattinge, kembali pulang kampung dalam kunjungan silaturahmi yang penuh makna.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Rendi Solihin tampak berbaur dengan para tokoh daerah, melepas rindu dengan tanah kelahirannya yang menjadi bagian penting dari perjalanan hidupnya. Ia tak segan membaur, bercengkerama, dan berbagi cerita mengenai kiprahnya membangun Kutai Kartanegara sekaligus membawa nama Bone di pentas nasional.

Kunjungan silaturahmi ini menjadi momentum mempererat hubungan emosional antara Kabupaten Bone dan Kutai Kartanegara. Sekaligus menjadi pengingat bahwa di mana pun putra Bone berkiprah, tanah kelahiran tetaplah menjadi rumah untuk pulang, bersinergi, dan berkontribusi untuk pembangunan daerah.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian Rendi Solihin. “Kami bangga memiliki putra daerah seperti Pak Rendi, yang kini mengabdi di Kutai Kartanegara tapi tetap ingat kampung halaman. Kami berharap ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda Bone lainnya,” ungkapnya.

Kunjungan ini diharapkan membuka peluang kolaborasi dan kerja sama antar-daerah, terutama dalam bidang pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rendi Solihin membuktikan, dari pelosok desa di Tellu Siattinge, Bone, langkah seorang anak muda bisa menembus panggung kepemimpinan daerah lain membawa harum nama Bone di luar Sulawesi Selatan. (*/rls)




Komentar

Berita Terkini