KLIKWARTA.ID-- Wakil Bupati Bone Dr. H Andi Akmal Pasluddin, S.P, MM dengan didampingi Kepala Dinas Sosial, Drs.A.Mappangara, M.M, menyalurkan bantuan Kelompok Usaha Bersama (Kube) Tahun 2025.
Ada 31 kelompok penerima bantuan dari berbagai desa dan kelurahan se-Kabupaten Bone. Penyerahan tahap pertama ini diserahkan di Aula Kantor Sosial, Jl.Andalas, Senin, (14/07/2025).
Penyaluran bantuan tersebut merupakan komitmen dari Pemerintah Kabupaten Bone dalam memberdayakan ekonomi masyarakat terus diwujudkan. Bantuan usaha ini menjadi angin segar bagi warga kurang mampu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun total ada 104 KUBE penerima manfaat yang akan dibagi dalam tiga tahap.
Adapun tahap pertama sebanyak 31 kelompok, lalu, tahap kedua 49 kelompok, dan tahap ketiga 24 kelompok. Setiap kelompok beranggotakan sekitar 10 orang, tersebar di 27 kecamatan.
Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin mengharapkan bantuan ini benar-benar dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah berharap bantuan alat usaha ini dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima. Tolong dijaga, dikelola dengan baik agar roda ekonomi di desa bergerak lebih cepat,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, Andi Mappangara, juga menambahkan bahwa jenis bantuan yang disalurkan sangat beragam, mulai dari peralatan petukangan, perbengkelan, katering, hingga menjahit dengan nilai per kelompok mencapai Rp25 juta.
Menurutnya, bantuan dalam bentuk barang lebih berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat dibandingkan dengan bantuan tunai.
“Kalau bantuan uang tunai cepat habis, sementara kalau bentuk barang, maka usaha bergerak dan roda perekonomian berputar. Setiap tiga bulan akan kami evaluasi, kalau tidak jalan, bisa dipindahkan ke kelompok lain yang lebih serius,” jelasnya.
Andi Mappangara mencontohkan, tahun lalu pihaknya pernah menemukan kelompok yang belum memanfaatkan bantuan karena ketuanya diterima sebagai PPPK.
"Dalam kasus seperti itu, penggantian ketua kelompok dilakukan agar program tetap berjalan. Setiap kelompok juga diwajibkan menandatangani fakta integritas, dengan kepala desa atau lurah bertindak sebagai pengawas," jelasnya.
Sekedar diketahui, salah satu bukti keberhasilan program ini datang dari Kelompok KUBE Latenrilawa di Desa Welado, Kecamatan Ajangale.
Tahun lalu, kelompok ini menerima bantuan peralatan pengelasan. Hasilnya, semua pekerjaan pengelasan bangunan di Ajangale kini ditangani oleh anggota KUBE tersebut.
Ketua KUBE Latenrilawa, Rudi Hartono mengaku kehidupannya jauh lebih baik sejak menerima bantuan. “Setiap saat ada pesanan pengelasan. Ekonomi kami sekarang lebih meningkat. Terima kasih pemerintah,” akuinya.
Melalui program KUBE ini, Pemkab Bone berharap tidak hanya membantu kelompok usaha bertahan, tetapi juga mencetak warga mandiri yang mampu membuka peluang kerja baru di desa masing-masing. (*/rls)


